PEKANBARU – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Riau terus mematangkan persiapan pemberangkatan jamaah calon haji (JCH) Riau tahun 1446 H/2025. Yang terbaru, Kanwil Kemenag Riau mematangkan persiapan pelaksanaan manasik bagi JCH Riau bersama kabupaten/kota se-Riau.

Menurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Riau Defizon, pihaknya Senin (24/3/2025) kemarin menggelar rapat untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan manasik bagi JCH se-Riau. Rapat ini diikuti Kasi Penyelenggaraan Haji dan staf Kemenag kabupaten/kota se-Provinsi Riau di kantor Kanwil Kemenag Riau, Pekanbaru, dipimpin langsung Kakanwil Kemenag Provinsi Riau H Muliardi.

"Dari hasil rapat kemarin, kita berharap dari kegiatan manasik haji nanti bisa menghasilkan jamaah yang mandiri. Mandiri di sini, berarti jamaahnya mandiri dari sisi ibadahnya dan juga mandiri dari sisi pelaksanaan ibadahnya haji itu sendiri," ungkap Defizon kepada Goriau, Selasa (25/3/2025).

Kegiatan manasik haji, lanjut Defizon, secara nasional baru akan dimulai pada tanggal 13 April 2025 nanti. Manasik haji di tingkat kabupaten/kota nanti akan dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan, sedangkan di tingkat kecamatan ada 8 kali pertemuan.

"Pelaksanaan manasik di daerah tergantung masing-masing daerah. Mereka juga sudah menyampaikan jadwal pelaksanaan manasiknya ke kita. Jadwal per daerah itu sudah ada. Jadi kemarin itu kita juga meminta seksi haji kabupaten/kota agar dapat melayani kegiatan manasik haji ini dengan sebaik-baiknya," jelas Defizon.

Dikatakan Defizon, dalam pertemuan kemarin juga dibahas soal kebijakan pemerintah Arab Saudi terkait pengurangan jumlah kuota petugas kesehatan haji. Jika tahun-tahun sebelumnya ada tiga orang petugas kesehatan di tiap kloter, namun tahun 2025 ini petugas kesehatan di tiap kloter hanya satu orang.

"Ini kita tekankan juga supaya nanti jamaah sudah tau seperti apa kondisinya nanti. Jadi kita harap dari manasik besok itu bisa menghasilkan jamaah yang mandiri, baik di sisi ibadah maupun sisi kesehatannya," jelas Defizon.

Disinggung soal pelunasan Bipih Tahap II jamaah haji reguler tahun 1446 H, sampai tanggal 24 Maret 2025, jumlah jamaah berhak melunasi yang sudah melunasi baru 85 orang dari 1.045 orang (8,1 persen). Sedangkan jamaah haji cadangan yang sudah melunasi Bipih tercatat sudah 224 orang dari 1.514 orang (14,81 persen).

"Jadi jamaah berhak lunas tapi belum melunasi sampai tanggal 24 Maret ada 960 orang, dan jamaah cadangan yang belum melunasi sebanyak 1.290 orang. Pelunasan Bipih Tahap II akan berakhir 17 April 2025 pukul 15.00 WIB," jelasnya. ***