
DUMAI - Banjir rob atau pasang keling yang terjadi dibeberapa wilayah di Kota Dumai, Provinsi Riau, akibat naiknya air laut, tidak hanya menggenangi jalan dan rumah. Banjir rob membuat kegiatan belajar mengajar di SDN 001 Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, lumpuh (terganggu).
Informasi yang dihimpun GoRiau.com di SDN 001 Rimba Sekampung, pelajar sempat belajar meskipun hanya satu jam, dalam kondisi air sudah menggenangi ruang kelas setinggi mata kaki, pada pukul 07.00 WIB.
SDN 001 yang memiliki 11 lokal (ruangan) dengan jumlah pelajar 574 orang, terpaksa memulangkan pelajar kelas 1,2 dan 6 yang masuk pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Terlihat juga pelajar melepaskan sepatu yang mereka pakai agar tidak basah.
Sejumlah guru terpaksa keluar masuk dari ruangan majelis guru, untuk menyelamatkan barang-barang milik sekolah agar tidak terendam banjir.
Wakil Kepala Sekolah SDN 001 Rimba Sekampung, Farida Hasmi kepada GoRiau.com menjelaskan, bahwa kegiatan belajar mengajar di sini dibagi menjadi dua, yaitu pagi dan siang, karena jumlah pelajar yang banyak dan lokal yang kurang.
"Kejadian (banjir rob) ini kita meliburkan pelajar kelas 1 dan 2, besok. Sementara kelas lainnya besok masuk," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, tidak hanya karena banjir rob saja lokal di sekolah ini terendam air. Dikala hujan deras dengan waktu lama, dari halaman sekolah hingga lokal pun terendam air.
"Tidak hanya air yang masuk ke sekolah, sampah pun ikut masuk. Kita meminta dinas terkait memiliki solusi atas kejadian ini. Karena sangat mengganggu kegiatan belajar mengajar," jelasnya.***