SELATPANJANG - Pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Mekar Sari Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti, Riau, terpaksa menggunakan helikopter untuk water bombing. Pasalnya, kebakaran disana sudah semakin parah.

"Kita dapat bantuan dari posko provinsi untuk water bombing menggunakan helikopter," ujar Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal, kepada GoRiau, Minggu (13/3/2016).

Menurut Edy lagi, kebakaran saat ini sudah terjadi di beberapa kecamatan. Seperti di Kecamatan Pulau Merbau, Merbau, Rangsang, Rangsang Pesisir. "Info terakhir di Tebingtinggi Barat, nanti kita cek kebenarannya," ujar Edy Afrizal yang waktu itu baru pulang dari lokasi kebakaran di Merbau.

Diceritakan Edy, berdasarkan laporan dari Camat Merbau, kebakaran di sana telah mencapai 150 hektar lebih. Untuk itu, pemadaman prioritas ada di Kecamatan Merbau.

Untuk saat ini pula, kata Edy lagi, upaya di lapangan hanya membuat sekat bakar, agar kebakaran tidak meluas. Sebab, untuk pemadaman anggota di lapangan merasa kesulitan karena rata-rata lokasi kebakaran tidak ditemukan sumber air. "Kalaupun ada air sangat jauh," ujar Edy.

"Sementara di Pulau Merbau, kebakaran tidak lagi parah, namun itu bisa kembali terbakar kalau ada tiupan angin," tambah Edy. ***