PEKANBARU, GORIAU.COM - Kebakaran yang melanda lahan di Provinsi Riau pekan ini, bukan hanya menimbulkan asap polutan, namun juga mengancam kawasan perumahan. Akibatnya, tim pemadam kebakaran dari perusahaan perkebunan dan dinas pemadam kebakaran Kota Pekanbaru, Riau harus bekerja ekstra.


Dinas damkar Riau dalam kondisi normal rata-rata setiap hari hanya menerima lima aduan kebakaran. Namun pasca maraknya kebakaran lahan sejak 7 juni lalu, mereka menerima sekitar 20 laporan kebakaran per hari.


"Saat ini kami terpaksa kerja keras tanpa lelah untuk merespon aduan adanya kebakaran yang jumlahnya meningkat 4 kali lipat dari hari biasa. Kebakaran lahan yang terjadi kali ini memang menjadi bencana bagi kita semua," kata Andry sukarmen, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (23/6/2013).


Menurutnya, dinas pemadam kebakaran mengutamakan pemadaman api yang menjalar ke arah perumahan. Selain mempercepat respon aduan kebakaran, pos pemadam kebakaran juga dibangun di sekitar lahan.


Selain dihadapkan pada kendala terbatasnya armada serta personil, Andry mengeluhkan untuk memadamkan kebakaran lahan gambut diperlukan banyak pasokan air untuk menjangkau lapisan tanah bagian dalam yang terbakar.


"Untuk memadamkan api di lahan gambut harus banyak air, kita nunggu hujan lebat dan ini akan sangat menolong," ujar Andry. ***