PEKANBARU, GORIAU.COM - Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau meminta pihak kepolisian segera melepas delapan mahasiswa Makassar yang ditahan polisi saat unjuk rasa menolak kenaikan BBM beberapa hari lalu.

"Jika sudah dibebaskan, baru kami bubar. Jika tidak, maka kami akan terus memblokade jalan," ujar Deki, koordinator lapangan unjuk rasa menolak kenaikan BBM, Selasa (18/11/2014) malam.

Hal tersebut sempat juga ia sampaikan ke Kapolresta Pekanbaru saat menemui demonstran.

Akibat aksi ini, jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang mengalami kemacetan. Selain berorasi, mahasiswa juga ikut mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka tutup. Kemacetan ini disebabkan adanya truk tanki pengangkut BBM yang disandera mahasiswa. Begitu juga dengan ban mobil yang menyala di badan jalan.

"Aksi ini juga sebagai bentuk solidaritas terhadap teman-teman kami yang ditahan polisi Makassar," kata Deki. (adt)