DUMAI - Beredar isu kas daerah Kota Dumai, Riau, dalam keadaan kosong atau nol. Isu tersebut berkembang hingga menjadi cerita dikalangan pejabat-pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Dumai.

Terkait isu tersebut Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Setdako Dumai Harman saat dikonfirmasi GoRiau.com, Selasa (22/11/2016) membantah kalau kas daerah Dumai kosong.

"Kosong itu bukan dalam artian nol. Tapi mengabulkan semua permintaan SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) tidak mungkin, karena kondisi keuangan yang terbatas," ujar Harman.

Menurutnya, jika semua permintaan SKPD dipenuhi, dana yang ada saat ini tidak mencukupi. Begitu juga untuk membayar pihak ketiga (rekanan), tetap dibayarkan namun tidak seluruhnya.

"Begitu juga dengan Bankeu dan DAK, kalau sudah turun dari pusat atau provinsi baru kita bayarkan, untuk pekerjaan yang sudah selesai pun tetap kita bayarkan," ungkapnya.

Kesulitan dana Pemko Dumai saat ini salah satunya dikarenakan dari segi pendapatan asli daerah dan dana bagi hasil yang memang berkurang. Sampai saat ini yang belum turun, yaitu dana bagi hasil dan kekurangan bayar dari pusat ke Dumai sekitar Rp50 miliar.

"Untuk pendapatan asli daerah yang belum ada realisasinya atau masih nol, contohnya retribusi parkir dan retribusi imb (izin mendirikan bangunan)," bebernya.

Untuk parkir, ada retribusi parkir dan retribusi pajak parkir. Retribusi parkir yang di jalan protokol. Namun retribusi pajak parkit, seperti di perkantoran dan pusat perbelanjaan. Yang belum ada terlihat jelas retribusi parkir.

"Yang namanya retribusi tidak boleh melebihi 24 jam, hari ini diterima besok harus disetor, tidak boleh lusa. Kecuali yang diterima Hari Sabtu, Senin baru disetorkan tidak apa-apa," jelasnya.

Baca Juga: Dari Total DAK Non Fisik Pemko Dumai, Tunjangan Profesi Guru Sedot Rp65 Miliar Lebih

Dikatakannya, untuk perkiraan belanja (keluar) dengan masuk (pendapatan) harus seimbang. Karena pendapatan asli daerah hanya ada dimasing-masing SKPD yang memiliki fungsi penerimaan pendapatan.

Baca Juga: Dumai dapat Bankeu Rp119 Miliar dari Pemprov Riau

"Saat ini pendapatan dimasing-masing SKPD ada yang baru mencapai 80 persen, 100 persen, bahkan melebihi target, serta ada juga yang masih nol," katanya mengakhiri.*** #DUMAI