RENGAT, GORIAU.COM - Kapolres Indragiri Hulu, Riau yang baru, AKBP Aris Prastyo Indrayanto Sik, MSi, ternyata sudah mendapatkan laporan tentang maraknya warung remang-remang, kafe dan panti pijat yang diduga dijadikan tempat mesum dan tindakan asusila. Karena itu, Kapolres juga sudah memerintahkan seluruh Polsek untuk menutup aktifitas menyimpang itu.

''Kita sudah perintahkan seluruh Polsek, khususnya Polsek Sei Lala dan Pasir Penyu yang menjadi tempat terbanyak warung remang-remang, untuk segera memperingatkan pemilik untuk segera menutup usahanya, jika tidak diindahkan, kita akan koordinasi dengan Pemkab untuk melakukan razia rutin,'' tegas Kapolres tentang maraknya warung remang-remang yang sudah meresahkan masyarakat, pasalnya, selain dijadikan tempat mesum, lokasi-lokasi ini juga diduga menjadi tempat beredarnya narkotika.

''Untuk tahap awal, kita minta kesadaran pemilik untuk menutup sendiri tempat usahanya, khususnya yang memberikan kamar-kamar atau tempat berbuat mesum, kalau cuma kedai kopi atau warung makanan kan tak masalah, tapi kalau menyediakan wanita penghibur tentu kita berantas,'' tegasnya.

Kapolres juga mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan saat mulai bertugas, karena itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mengambil langkah-langkah yang perlu diambil. (aun)