SELATPANJANG – Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kabupaten termuda di Riau bisa terasi dengan kerjasama semua pihak terkait.

"Permasalahan karhutla menjadi atensi kita bersama. Untuk itu, saya berterimakasih atas kerjasama kita semua karhutla di semester I tahun 2023 dapat teratasi, kedepan diharapkan sinergitas dalam penanggulangan karhutla makin diperkuat," ucap Andi Yul saat rapat koordinasi rutin pencegahan dan penanganan karhutla bersama forkopimda, Kamis (3/8/2023).

Terkait adanya karhutla yang terjadi di wilayah hukum Polsek Rangsang dan Tebingtinggi Barat beberapa hari lalu, sebut Kapolres, berhasil dipadamkan dengan sinergitas.

Dipaparkan Andi Yul lagi, diperkirakan sampai dengan akhir September akan mengalami kemarau panjang. Dalam kondisi ini, katanya, sangat diperlukan sinergitas agar karhutla di kabupaten Meranti ini dapat dicegah dan ditanggulangi bersama.

"Kita perlu meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait karhutla, seperti langkah pencegahan dan hal lainnya. Apabila terjadi karhutla diharapkan seluruh pihak, termasuk kepala desa ikut turut membantu pemadaman," pesannya. ***