
PEKANBARU - Ketua DPRD Riau, Yulisman, mengucapkan selamat datang kembali kepada Irjen Pol Mohammad Iqbal yang resmi menjabat sebagai Kapolda Riau, melanjutkan tugas dari Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
Sebagai imformasi, Kapolda Riau resmi berganti setelah serah terima jabatan di Mabes Polri Rabu (29/12/2021) yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dikatakan Yulisman, sosok M Iqbal merupakan perwira yang sudah tidak asing lagi dengan bumi Lancang Kuning. Sebab, Iqbal sebelumnya sudah pernah bertugas di Pekanbaru, dan nama Iqbal masih harum di hati masyarakat Riau.
Atas dasar itulah, sebagai bagian dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Yulisman siap untuk bersinergi dengan Kapolda baru tersebut, tentunya untuk bersama dalam menciptakan suasana yang kondusif dan nyaman di Riau.
"Kita sudah tahu pak Iqbal ini orang yang faham dengan Riau, sehingga kita yakin beliau sudah langsung menyatu dengan masyarakat," ujar Yulisman, Rabu (29/12/2021).
Sejauh ini menurut Yulisman persoalan di Riau sudah kondusif dibawah kepemimpinan Kapolda sebelumnya Irjen Pol Agung Imam Setia Effendi. Apalagi dalam pemberantasan narkoba dan kriminal lainnya menurut Yulisman cukup bagus pada Kapolda sebelumnya.
"Kita berharap pemberantasan narkoba tetap menjadi perhatian khusus di Riau, karena kita tahu narkoba ini sangat membahayakan generasi muda di Riau," katanya.
Kemudian soal antisipasi kebakaran hutan dan lahan juga tentunya diharapkan Yulisman tetap menjadi prioritas apalagi selama ini Kapolda Riau menjadi perhatian khusus dengan aplikasinya Dashboard Lancang Kuning.
"Kapolda Riau yang baru pak Iqbal juga sudah memahami Riau tentunya dan kita yakin dengan beliau," ujar Yulisman.
Kepada Kapolda yang sebelumnya Agung Imam Setia Effendi, Yulisman mengucapkan selamat bertugas di jabatan baru sebagai Asops di Mabes Polri.
"Terima kasih kita ucapkan kepada pak Agung Imam yang sudah banyak berbuat untuk Riau, termasuk perhatiannya kepada masyarakat dan budaya Melayu, semoga tetap berbuat untuk kemajuan Riau," tutup Politisi Golkar ini. ***