BENGKALIS, GORIAU.COM - Puluhan kendaraan roda empat dan roda dua terpaksa harus antre 5 jam, Jumat (5/9/2014). Lamanya antre tersebut diakibatkan jumlah fery penyeberangan yang beroperasi hanya 2 unit.

Pantauan di lapangan, antrean mobil jelang pukul 12.00 sempat menyentuh simpang tiga depan Kantor Camat Bengkalis. Salah seorang pemilik kendaraan mobil Avanza, Rudi mengaku mulai antre sejak pukul 11.30 WIB dan sampai pukul 16.00 WIB belum menyeberang. Tampak juga dalam antrean sejumlah mobil dinas antara lain mobil Innova silver BM 60 D.

"Tadi saat antre tepat di depan APMS," ujar Rudi yang posisi mobilnya sekarang sudah berada di depan gerbang parkir menunggu trip penyeberangan berikutnya.

Lamanya antrean membuat beberapa mobil memilih untuk balik arah membatalkan keberangkatan. "Dah hampir jam 5 belum juga menyeberang.  Kalau dipaksakan berarti bermalam di jalan. Sekarang santer isu penculikan, lebih baik berangkat besok," ujar Bambang, warga Pekanbaru.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), H Ja'afar Arief saat dihubungi mengatakan kalau pada pagi hari hanya ada dua kapal yang beroperasi yaitu Aeng Mas dan Swarna Putri. Sedangkan Kapal Tasik Gemilang mengalami gangguan pada bagian kemudi dan kapal satunya lagi sudah kehabisan minyak untuk trip pagi dan baru beroperasi saat trip siang.

"Kapal Bahari Nusantara jatah minyak untuk trip pagi sudah terpakai tadi malam. Jadi baru beroperasi siang," kata Ja'afar.

Terlihat hingga pukul 16.30 WIB, KMP Bahari Nusantara masih bersandar di pelabuhan material PT BLJ tidak jauh dari pelabuhan fery penyeberangan. Baru sekitar pukul 16.42 kapal yang pada lambungnya tertulis We Love Indonesia itu lepas tali.(jfk)