SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dalam waktu dekat Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kepulauan Meranti, Riau, akan menyerahkan pasar modern ke Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP). Kalau Dinas PKP tidak mau menerima, Disperindag akan menyerahkan pasar yang dibangun di dekat Pelabuhan Tanjungharapan Selatpanjang itu ke Bupati Kepulauan Meranti.
Penegasan itu disampaikan Kepala Disperindagkop UKM Kepulauan Meranti, Syamsuar Ramli, ketika dikonfirmasi GoRiau, Kamis (12/11/2015). Kata Syamsuar, mereka telah berusaha semaksimal mungkin menyiapkan fasilitas Pasar Modern yang siap dibangun tahun 2014 lalu.
Disperindag berharap, pasar yang dibangun menggunakan APBN itu bisa segera difungsikan. Dengan memindahkan para pedagang yang saat ini masih berjualan di pasar pagi dengan kondisi tempat jualan yang tidak memadai.
"Daya listriknya sudah kita tambah," ujar Syamsuar.
Selain itu, Disperindag juga sudah menyiapkan tangga untuk naik ke gedung pasar, yang mana ini menjadi salah satu permintaan Dinas Pasar Meranti sebelum pasar modern itu diserahkan oleh Disperindag.
Sementara itu, untuk jalan utama menuju pasar, Disperindag mengaku akan berusaha membangunnya pada tahun 2016 menggunakan APBD Meranti. Disperindag juga berharap Dinas Pasar mau menerima bangunan itu dan memindahkan para pedagang.
"Pasar sudah disiapkan, pindahkanlah pedagang di sana, kasihan lokasi yang lama pedagangnya kehujanan karena tempat yang tidak memadai," ujarnya lagi.
Sementara itu, terkait tidak maunya Dinas PKP Meranti menerima pasar modern dengan alasan masih banyak kekurangan, Syamsuar mengatakan akan menyerahkan pasar itu ke Bupati Kepulauan Meranti andai kali ini tidak juga diterima. "Kalau tidak terima, saya serahkan ke Bupati saja lagi," tutur Syamsuar.
Sebelumnya, pasar modern itu dibangun menggunakan APBN dan siap pada tahun 2014 lalu. Oleh karena dianggap fasilitas pasar itu belum memadai, Dinas Pasar Meranti meminta berbagai macam perbaikan, seperti penerangan, tangga, jalan, dan gudang. ***