ROHUL, GORIAU.COM -Pasca penyegelan kantor Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, pelaksanaan roda pemerintahan desa untuk sementara dilaksanakan Sekretaris Desa (Sekdes) Pasir Utama Rusmidi.

Menanggapi tuntutan masyarakat agar Kades Pasir Utama Suwondo mengundurkan diri, Camat Rambah Hilir sudah mengistirahatkan yang bersangkutan untuk sementara waktu sambil menunggu keputusan Pemkab Rohul.

Camat Rambah Hilir Lukmansyah Badoe SSos MSi, Kamis (9/1/2014), mengatakan, pelayanan di kantor pemerintahan Desa Pasir Utama pasca aksi penyegelan kantor dijalan oleh sekdes.

''Pelayanan di Desa Pasir Utama tetap berjalan. Kades Pasir Utama Suwondo diistirahatkan sementara waktu, sebab masyarakat tidak ingin melihat wajah Kades dan memintanya mundur. Untuk menciptakan situasi aman dan kondusif, kita terpaksa istirahatkan Kades,'' ungkap Camat.

Aksi penyegelan kantor dilakukan masyarakat dipicu adanya dugaan kades berselingkuh. Camat Lukmansyah Badoe mengaku telah melaporkan permasalahan itu pada Bupati Rohul Drs H achmad MSi.

''Kita sudah serahkan pada Pemkab Rohul untuk menindaklanjuti persoalan itu,'' tuturnya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Rohul Drs Budhia Kasino mengatakan, pelayanan dan roda pemerintahan Desa Pasir Utama tetap berjalan seperti biasa.

Kades Pasir Utama Suwondo untuk sementara diistirahatkan untuk menimalisir kemarahan masyarakat agar terciptanya situasi aman dan kondusif dan pelayanan di kantor desa tidak terganggu.

''Suwondo sampai hari ini, statusnya masih Kepala Desa, belum dinonaktifkan, secara administrasi dia masih memiliki kewenangan untuk meneken atau menandatangani surat. Dia hanya di istirahatkan untuk sementara waktu, tidak datang ke kantor,'' tuturnya.

Menyikapi tuntutan ratusan masyarakat agar Suwondo mundur dari jabatannya, Budhia Kasino mengatakan, Pemkab akan mengambil sikap atas aspirasi masyarakat itu. ''Kita menunggu arahan pak Bupati,'' pungkasnya.(srt)