DUMAI, GORIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) minta kepada Walikota Dumai dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) agar lebih selektif dalam menguncurkan bantuan sosial (Bansos) terutama untuk Mushola dan Masjid. Karna, menurut DPRD isu pemangkasan terhadap Bansos Musholla dan Masjid sudah terjadi sejak 2011.

Tito Gito anggota Komisi III DPRD Dumai, kepada Goriau.com Minggu (27/10/13) menyebutkan bahwa kuncuran dana yang diberikan harusnya lembaga penerima bansos diberikan pembekalan terlebih dahulu."Kita minta Walikota Dumai dan Bagian Kesra agar memngantisipasi pemotongan bansos kepada Musholla, Masjid, TPA, TK, PAUD dan sebagainya terjadi pemangkasan oleh oknum manapun," ujarnya.Ditambahkan Tito Gito, isu yang beredar sejak 2011 sudah ada oknum tertentu memangkas Bansos yang dikuncurkan untuk Musholla dan Masjid tersebut."Kita sudah dapat informasi sejak lama tapi belum pernah mendapatkan laporan dari masyarakat. Oleh karenanya kita minta kepada pihak Kesra agar bisa meminimalisir hal ini," harapnya.Selain itu kata Tito, untuk penerima Bansos tersebut hendaknya dibekali pemahaman terhadap pertanggung jawaban sesuai dokumen dan tandatangan juga diberikan bekal administrasi untuk pertanggung jawaban yang diterima."Penerima hendaknya diberikan bekal pemahaman terhadap pertanggung jawaban sesuai anggaran yang diterima, serta pemahaman terhadap kelengkapan administrasi oleh pemerintah," ungkapnya.(egy)