PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Jembatan Mentawai yang berada di Rokan IV Koto amblas, akibatnya warga Desa Sei Sikijang dan Cipang Kiri Hilir yang biasa menggunakan jembatan tersebut terisolasi. Desa Sei Sikijang dan masyarakat Desa Cipang Kiri Hilir masih terisolir. 

Warga Rokan IV Koto melaporkan banjir Kamis kemarin sangat besar dan mengakibatkan jembatan yang memang telah dimakan usia itu miring diterjang banjir.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul Aceng Herdiana mengatakan masyarakat Desa Cipang Kiri Hilir dan masyarakat Sei Sikijang belum bisa beraktivitas normal hingga hari ini.

Dijelaskan, jembatan Mentawai bergeser akibat air bah yang datang secara tiba-tiba dua hari lalu. Pondasi jembatan tersebut memang telah lama terkikis arus sungai. "Pondasi jembatan diterjang air, sehingga bergeser," ungkap dia.

Aceng mengatakan awalnya BPBD Rohul akan mengirimkan perahu karet sebagai alat penyebrang masyarakat. Namun, sebelum tiba di lokasi, ternyata perahu mengalami bocor karena kena baut.

Selain jembatan Mentawai bergeser, masih pada Kamis lalu, puluhan meter ruas jalan di Desa Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto sempat tertutup longsor. Jalan longsor akibat hujan deras melanda Kabupaten Rohul beberapa pekan terakhir.

Akibat jalan tertutup material longsor, diakui Aceng mengatakan aktifitas masyarakat di Rokan IV Koto sempat terganggu. Namun tak lama pihak Dinas Bina Marga dan Pengairan Rohul telah menurunkan alat beratnya ke daerah itu.

"Karena longsor di jalan di sana, mobil tidak bisa lewat sampai saat ini. Hanya sepeda motor yang bisa lewat," jelasnya. (ram)