
PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau mengerahkan ratusan polisi bersenjata lengkap dengan dibantu Brimobda Polda Riau ke HKBP Ressort Sumbersari, Jalan Sei Rokan, Pekanbaru, Minggu (27/3/2016).
Pengerahan pasukan itu dilakukan sejak Minggu pagi tadi, dengan tujuan mengantisipasi adanya kericuhan pasca penolakan ratusan jemaat atas dilantiknya pendeta baru di sana. Bahkan polisi dan pihak gereja serta jemaat sempat melakukan mediasi. Sementara yang lain, tampak berada di luar.
Menurut informasi yang dirangkum GoRiau.com, diterjunkannya ratusan anggota polisi bersenjata ini bertujuan untuk meredam massa agar tidak melakukan tindakan anarkis. Hingga siang ini, polisi masih berjaga-jaga di sana, baik Sabhara, Sat Reskrim dan Brimobda Polda Riau.
Protes itu dilakukan jemaat sebagai sikap menolak pelantikan pendeta Kepas Purba S.Th kerena dinilai berlawanan dengan AP HKBP pasal 25 poin 1.5 ayat b hal. 122, serta menolak pelantikan pendeta yang lain dan tetap mempertahankan pendeta Kana Silitonga. M.Div sebagai pendeta Ressort yang sah.
"Kita menerjunkan personil ke sini untuk mencegah adanya potensi gangguan dan anarkis. Sudah kita koordinasikan dan melakukan mediasi," ucap Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Minggu siang di lokasi.
"Ada sekitar 200 personil gabungan dari Polresta dan Polda Riau. Sampai siang ini masih tertib, mudah-mudahan tidak ada aksi-aksi anarkis," tukas ABKP Putut. ***