
JAKARTA – Penangkapan Dewi Astutik alias Mami di Kamboja membuka satu babak baru dalam investigasi jaringan narkoba lintas benua. Di balik langkah Dewi yang disebut mampu menggerakkan kurir hingga pengemasan narkoba kelas internasional, muncul satu nama misterius: DON. Sosok yang disebut sebagai “caretaker” sekaligus “Godfather” inilah yang diyakini menjadi figur paling berpengaruh dalam perjalanan Dewi hingga berubah menjadi salah satu aktor penting jaringan Golden Triangle.
BNN mengungkap Dewi ditangkap lewat operasi gabungan bersama Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, dan Badan Intelijen Strategis TNI di Sihanoukville. Sebelum bersentuhan dengan sindikat narkoba, Dewi diketahui datang ke Kamboja untuk mencari keuntungan melalui praktik scamming. Namun perjumpaannya dengan DON mengubah seluruh peta kehidupan kriminalnya.
Menurut penyelidik, DON memberi ruang dan perlindungan hingga Dewi merasa tak tersentuh hukum.
"Di Cambodia PAR (Dewi Astutik) merasa bisa kendalikan semua jaringan dengan uang," ujarnya.
DON disebut tidak hanya memberi perlindungan, tetapi juga memfasilitasi seluruh operasional Dewi selama berada di negara itu.
Dari kemitraan inilah pola kerja internasional terbentuk. Dewi mengatur pergerakan kurir, mempersiapkan pengemasan, dan memastikan rantai distribusi berjalan mulus, sementara DON berperan sebagai pemasok serta penyandang dana untuk kebutuhan operasional.
"Untuk detail pihak-pihak yang membantu selain DON, sedang dalam penyelidikan dan pendalaman," ujarnya.
Jaringan itu meluas hingga Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Namun kolaborasi keduanya terputus ketika DON lebih dulu ditangkap dan dibawa ke Amerika Serikat. Ia disebut telah masuk Daftar Pencarian Orang US DEA dan kini berada dalam penanganan aparat Amerika.
"Infonya DON menjadi DPO US DEA, sudah ditangkap dan dibawa ke US," ungkapnya.
Sementara itu, Dewi sendiri telah masuk red notice Interpol sejak 3 Oktober 2024 dan dicari pula oleh otoritas Korea Selatan sebelum akhirnya diringkus dalam operasi internasional.
Penelusuran sosok DON kini menjadi kunci utama memahami bagaimana jaringan besar ini bekerja, bagaimana aliran dana bergerak, dan bagaimana seorang perempuan yang datang ke Kamboja untuk mencari penghasilan justru terjerembab dalam sindikat narkoba lintas benua. ***