
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dua orang jambret yang masih berstatus pelajar, babak belur dihaja warga, setelah aksi jambretnya gagal lantaran terjatuh. Beruntung keduanya yang masih berusia belasan tahun ini berhasil diselamatkan polisi.
RA (16) warga Desa Langgak Kecamatan Tandun dan KE (15), warga Desa Sungai Kuning Kecamatan Tandun, Kabupaten Kampar, Riau ini bonyok di hajar warga, Rabu (5/8/2015) malam tadi, sekitar pukul 22.00 WIB. Keduanya jadi pelampiasan massa setelah usaha menjambret tas gagal.
Informasi yang dirangkum, RA dan KE beraksi di seputaran simpang Jalan Garuda Sakti Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan. Sasarannya, seorang mahasiswi yang sedang berkendara bernama Lena (19). Usai merampas tas, kedua remaja ini berusaha kabur. Tapi sayang, motor mereka bersenggolan dengan motor korban, hingga terjatuh.
Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung mengerubuni mereka. Karena kesal, beberapa orang sempat memberi bogem hingga keduanya babak belur. Beruntung RA dan KE segera dievakuasi petugas kepolisian dan membawanya untuk diberikan perawatan medis.
Dari tangan keduanya, petugas berhasil mengamankan barang bukti tas sandang milik korban berisi tiga unit handphone dan satu unit sepeda motor Honda Vario Techno tanpa nomor polisi yang di gunakan pelaku saat beraksi.
"Keduanya akan kita periksa dan dimintai keterangannya," kata Kapolsek Tampan AKP Ari Setiawan Wibowo, saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2015) pagi. (had)