DURI - Ada juga anjuran penggunaan kondom dalam melakukan hubungan seks bebas. Tapi hal itu bukan jaminan untuk tidak terkena virus jahat ini, yang benar adalah melalui ajaran agama. Penyaluran nafsu seksual hendaklah melalui pernikahan yang sah.

"Ini berarti segala bentuk hubungan seks bebas atau gonta-ganti pasangan harus dihentikan. Karena dari beberapa cara penularan HIV, ternyata hubungan seks bebas merupakan penyebab utama penularannya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Mohammad Sukri, Selasa (27/12/2016) kepada GoRiau.com (GoNews Grup).

Baca Juga: Penderita HIV dan AIDS di Bengkalis Capai 350 Kasus

Sukri mengajak masyarakat untuk melihat secara jujur dan obyektif, apa yang terjadi dengan masyarakat kebanyakan saat ini. Perbuatan zina atau hubungan seks bebas telah menghinggapi berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari Kota besar hingga ke pelosok Desa sekalipun.

"Perzinahan sudah menjadi hal yang biasa, selingkuh dianggap indah. Teman tapi mesra dianggap hal biasa. Bukan rahasia lagi bila kedapatan siswi sekolah hamil diluar nikah, tidak jarang terjadi ada beberapa mahasiswa hidup bersama tanpa ikatan pernikahan," ujar Sukri.

Selanjutnya, masih kata Sukri, kalau saja masyarakat mau kembali kepada Jalan yang benar penyakit ini tidak akan terus bertambah jumlahnya. Lelaki yang yang beriman harus bisa menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Demikian juga wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak.

"Andai kata semua orang dapat menjalankan maknA dari surat An-Nur ayat 30-31 pada Alquran ini dengan mengendalikan pandangan mereka dan menjaga penampilannya, maka akan jauh dari perbuatan zina yang merupakan perbuatan yang keji dan suatu Jalan yang buruk," tuturnya.

Dampak buruk lainnya dari penyakit HIV dan AIDS ini diantaranya muncul berbagai penyakit kelamin, seperti Sypilis, GO dan lain sebagainya.

"Belum ada obat AIDS yang ampuh, karena itu kita semua, keluarga kita, masyarakat di sekitar kita kembali kepada ajaran agama yang benar. Kita benar-benar harus memperhatikan pola hidup sehat dengan tidak melakukan hubungan seks secara bebas, jauhilah narkoba dan penggunaan jarum suntik secara bergantian dan bersama-sama," tutupnya.*** #BENGKALIS