
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal mendesak Pemerintah untuk mempercepat program revitalisasi sekolah guna memastikan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Langkah strategis ini dinilai krusial agar seluruh anak, baik yang bermukim di perkotaan maupun di daerah pelosok, mendapatkan akses belajar yang setara dan mumpuni.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul masih banyaknya temuan terkait fasilitas pendidikan yang tidak memadai. "Pendidikan adalah hak dasar setiap anak Indonesia, semua anak berhak memperoleh kesempatan untuk bisa bersekolah dengan baik," jelasnya, Sabtu (25/7/2026).
Politisi yang menjabat sebagai Waketum PKB itu menyoroti sejumlah kendala sistemik, mulai dari sekolah negeri yang kekurangan murid, kerusakan infrastruktur bangunan, hingga krisis tenaga pendidik yang belum terurai.
"Bagaimana semua anak mendapatkan kualitas pendidikan yang sama. Pemerintah juga perlu memberi perhatian terhadap perbaikan sarana prasarana sekolah exsisting yang masih kurang dan memastikan ketersediaan guru di seluruh wilayah," urainya.
Guna mencapai target tersebut, ia meminta perbaikan infrastruktur penunjang seperti akses jalan, jembatan, hingga transportasi menuju sekolah turut diprioritaskan. Peningkatan kesejahteraan guru juga menjadi catatan penting karena kompetensi pengajar sangat menentukan keberhasilan akademik siswa.
Ia menegaskan bahwa program peningkatan sarana ini tidak boleh tebang pilih berdasarkan status institusi pendidikan. "Program revitalisasi harus terus menyasar sekolah di daerah-daerah, dan jangan sampai ada diskriminasi antara sekolah negeri dan swasta. Kualitas belajar mengajar yang baik akan menghasilkan generasi unggul," pungkasnya.***