
PEKANBARU – Ruas Jalan Naga Sakti, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, gelap gulita akibat padamnya penerangan jalan umum (PJU). Kondisi ini dikeluhkan warga dan mahasiswa karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Pantauan GoRiau.com, ruas yang gelap membentang mulai dari kawasan Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan hingga Simpang Viera. Minimnya penerangan membuat jarak pandang pengendara berkurang di salah satu jalan utama yang setiap hari dilalui masyarakat, termasuk ribuan mahasiswa di kawasan Panam.
Selain menjadi akses menuju permukiman, Jalan Naga Sakti juga merupakan jalur menuju sejumlah perguruan tinggi. Kondisi gelap tersebut menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminal.
Salah seorang mahasiswa di Panam, Muhammad Latif, mengatakan kondisi tersebut membuat dirinya dan mahasiswa lainnya merasa waswas saat melintas pada malam hari.
"Kalau malam memang gelap sekali. Kami yang sering pulang kuliah atau selesai kegiatan organisasi jadi lebih hati-hati karena jarak pandang berkurang. Jalan ini juga cukup ramai dilalui mahasiswa, jadi kami berharap lampu jalan bisa segera diperbaiki demi keselamatan bersama," ujar Latif kepada GoRiau.com, Ahad (28/6/2026).
Ia menilai penerangan jalan memiliki peran penting untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminal. Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Pekanbaru segera memperbaiki lampu penerangan yang padam agar pengguna jalan, khususnya mahasiswa yang masih beraktivitas hingga malam hari, dapat melintas dengan lebih aman.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Maskur Tarmizi, membenarkan adanya gangguan pada sistem penerangan jalan di kawasan tersebut.
"Iya, semalam sudah diinformasikan anggota. Sepertinya ada gangguan di panel," kata Maskur saat dikonfirmasi GoRiau.com.
Namun, saat ditanya mengenai kapan perbaikan akan dilakukan, Maskur belum memberikan kepastian. Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru masih belum menyampaikan jadwal penanganan gangguan tersebut.
Warga dan mahasiswa berharap perbaikan dapat segera dilakukan mengingat Jalan Naga Sakti merupakan salah satu ruas dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, terutama pada pagi dan malam hari. Mereka berharap penerangan jalan kembali berfungsi normal agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman. ***