SELATPANJANG - Bagi warga Kepulauan Meranti harus lebih meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati saat berkendara. Soalnya, di beberapa titik jalan di Kota Selatpanjang padat aktivitas warga dan banyak persimpangan, membuat rawan kecelakaan.

Seperti yang dialami Amreffrida (55). Ibu rumah tangga itu mengalami patah tulang setelah sepeda motor yang Ia kendarai Honda Beat BM 4884 XE, bertabrakan dengan sepeda motor lainnya.

Peristiwa ini dibenarkan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi melalui Kepala SPKT Ipda Ahmad Muzaki STK, Sabtu (26/3/2016). Kata Ipda Muzaki, kejadian itu telah dilaporkan ke Satlantas Polres Kepulauan Meranti dengan No.LP/02/III/2016/RIAU/SAT LANTAS RES KEP.MERANTI.

Diceritakan Ahmad Muzaki, semula sepeda motor Honda Beat BM 4884 XE yang dikendarai Amreffrida bergerak dari arah Jalan Banglas Kecamatan Tebingtinggi hendak menuju arah Jalan Dorak.

Sesampainya di perempatan pasar pagi Banglas, tiba-tiba datang dari sebelah kiri jalan sepeda motor dengan kecepatan sedang. Tanpa memperhatikan kendaraan yang datang dari arah kiri dan kanan, pengendara yang saat ini masih dilidik itu langsung menabrak bagian samping kiri sepeda motor yang dikendarai Amreffrida.

"Pengendara Sepeda Motor Honda Beat terjatuh dan mengalami patah tangan sebelah kiri," kata Ahmad Muzaki.

"Kendaraannya juga mengalami kerusakan dengan kerugian material diperkirakan Rp200 ribu," tambah Ahmad Muzaki.

Pantauan GoRiau, sangat banyak jalan di Selatpanjang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan andai memang tidak berhati-hati. Seperti di Jalan Imambonjol dekat pasar pagi, Jalan Pelabuhan dekat pasar pagi dan pasar ikan, serta Jalan Banglas yang juga dekat pasar pagi. ***