DUMAI, GORIAU.COM - Dalam laporan hasil temuan Badan pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) dicatatkan bahwa sesuai penjelasan pos arus masuk kas dana transfer pemerintah pusat melalui Alokasi Pendapatan dan belanja Negara (APBN) ke pemerintah Kota Dumai, yakni pada dana penyesuaian yang terdiri dari dana profesi guru PNSD dan dana tambahan penghasilan guru PNSD sebesar Rp35,54 milyar tidak terlihat dalam arus kas Kota Dumai tahun 2012. 

Sementara pada tahun anggaran 2011 secara terang benderang penjelasan pos arus masuk kas dana transfer pemerintah pusat melalui APBN ke pemerintah Kota Dumai, yakni pada dana penyesuaian yang terdiri dari dana profesi guru PNSD dan dana tambahan penghasilan guru PNSD justru muncul secara jelas sebesar Rp20.032.550.000,-.

Atas perbedaan arus kas pada tahun 2011 dan tahun 2012 tersebut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai, Prapto Sucahyo menduga adanya potensi ambil untung oleh oknum tertentu atas bunga dari "salah parkirnya" dana transfer pemerintah pusat tersebut.

"Sedangkan menurut ketentuan yang berlaku penyaluran dana transfer kedaerah harus dilaksanakan dengan cara pemindah bukuan dari rekening kas umum negara ke rekening kas umum daerah dan tidak bisa masuk kepada KASDA," ujar ketua Fraksi Demokrat tersebut kepada GoRiau.com Minggu (26/1/2014).

"Dugaan saya ini modus "skenario lalai", coba diperhatikan ringkasan APBD perubahan tahun anggaran Kota Dumai 2012 disana juga tidak terlihat adanya penganggaran pendapatan daerah, dari dana penyesuaian alias nihil," ungkapnya.

Anggota komisi III DPRD itu justru bertanya-tanya, dana dari mana yang digunakan untuk membayarkan tunjangan profesi dan dana tamsil guru PNSD pada tahun 2012 lalu..??.

"Jika jelas tidak masuk dalam penjelasan pos arus masuk kas dana transfer pemerintah pusat melalui APBN ke pemerintah Kota Dumai, yakni pada dana penyesuaian yang terdiri dari dana profesi guru PNSD dan dana tambahan penghasilan guru PNSD dari mana pemko membayarkan tunjangan profesi dan dana tamsil guru PNSD pada tahun 2012," tanyanya.(egy)