TELUKKUANTAN - Djauzak Azhari (44), mantan Kepala Desa (Kades) Jake Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mengalami kerugian senilai Rp100 juta, setelah rumahnya disatroni kawanan rampok bersenjata api (senpi), Sabtu (28/5/2016) dinihari.

Menurut Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardi P, SIk, kawanan rampok terjadi sekitar pukul 03.30 Wib. Ketika itu, Djauzak sedang tertidur bersama keluarga.

"Mereka masuk lewat pintu samping dan mendobrak pintu. Kemudian, masuk ke kamar dan langsung menodongkan senjata api," ujar Kapolres Kuansing melalui Kasubag Humas Iptu Musabi, Sabtu (28/5/2016) sore di Telukkuantan.

Awalnya, lanjut Musabi, korban mengatakan tidak memiliki uang. Akibatnya, gagang senpi mendapat di tubuhnya. Diancam akan ditembak, akhirnya Djauzak menyebutkan lokasi penyimpanan uang.

"Mereka langsung mengambil uang tunai senilai Rp35 juta. Tidak hanya itu, perhiasan istrinya yang mencapai puluhan juta dan beberapa unit Hp juga lesap," ujar Musabi.

"Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp100 juta. Setelah mengambil semua uang dan perhiasan, kawanan rampok ini pergi menggunakan tiga sepeda motor," tambah Musabi.

Setelah aksi tersebut, kepolisian langsung turun ke TKP untuk melakukan pemeriksaan. Alhasil, berbagai barang bukti berhasil diamankan.***