Daftar Perusahaan dan Total Kerugian Korupsi Kehutanan Burhanuddin Husin

1. Kerusakan Ekologis

Akibat kegiatan konversi hutan alam menjadi hutan tanaman dan tanah rusak, maka sebagai pengganti fungsi tanah pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT PT Mitra Tani Nusa Sejati, PT Selaras Abadi Utama, CV Alam Lestari, PT Merbau Pelalawan Lestari, PT Uniseraya, PT Rimba Mutiara Permai, PT Trio Mas FDI, PT Madukoro, PT Seraya Sumber Lestari, PT Rimba Mandau Lestari, PT Bina Daya Bintara, PT National Timber and Forest Product.

Sebagai penyimpan air yang rusak maka perlu dibangun tempat penyimpan air buatan dengan membuat reservoir buatan. Reservoir tersebut harus mempunyai kemampuan menyimpan air sebanyak 401 m3/ha.

a. Biaya Pembuatan Reservoir :

Untuk menampung air hujan sebanyak 401 m3/ha diperlukan reservoir berukuran lebar 15 m x panjang 20 m x tinggi 1,5 m. Biaya pembangunan diasumsikan per m2 = Rp 100.000,-Per hektar tanah yang rusak diperlukan biaya :

= [ (2 x 1,5 m x 15 m) + (2 x 1,5 m x 20 m) + (15 m x 20 m)] x Rp 100.000/m2

= 405 m2 x Rp 100.000/ha

= Rp 40.500.000,-/ha

Rincian dan total kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006.

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya pembuatan reservoir (Luas RKT x Rp 40.500.000,-/ha/th x 100 tahun)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp.9,112,500,000,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp.12,150,000,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp.10,627,200,000,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp.23,372,550,000,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp.16,329,600,000,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp.29,528,550,000,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp.11,753,100,000,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp.2,571,750,000,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp.24,065,100,000,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp.19,731,600,000,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp.16,807,500,000,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp.13,620,150,000,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp.7,776,000,000,000 Total Biaya Pembuatan Reservoir Rp.197,445,600,000,000

b. Pengaturan Tata Air

Biaya pengaturan tata air didasarkan kepada manfaat air dari daerah aliran sungai (DAS) menurut Manan, Wasis, Rusdiana, Arifjaya dan Purwowidodo (1999) adalah sebesar Rp 22.810.000,-/ha.

Rincian dan total kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006:

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya Pengaturan Tata Air(Luas RKT x Rp 22.810.000,-/ha/th x 100 tahun)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp.5,132,250,000,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp.6,843,000,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp.5,985,344,000,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp.13,163,651,000,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp.9,196,992,000,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp.16,630,771,000,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp.6,619,462,000,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp.1,448,435,000,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp.13,553,702,000,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp.11,113,032,000,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp.9,466,150,000,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp.7,671,003,000,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp.4,379,520,000,000 Total Biaya Pengaturan Tata Air Rp.111,203,312,000,000

c. Pengendalian Erosi dan Limpasan

Biaya pengendalian erosi dan limpasan akibat konversi hutan alam menjadi hutan tanaman dan tanah rusak dengan pembuatan teras dan rorak didasarkan perhitungan Manan et al (1998) yaitu sebesar Rp 6.000.000 per ha.

Rincian dan total kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006:

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya Pengendali Erosi & Limpasan(Luas RKT x Rp.6.000.000,-/ha)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp13,500,000,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp18,000,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp15,744,000,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp34,626,000,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp24,192,000,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp43,746,000,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp17,412,000,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp3,810,000,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp35,652,000,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp29,232,000,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp24,900,000,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp20,178,000,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp11,520,000,000 Total Biaya Pengendali Erosi dan Limpasan Rp.292,512,000,000

d. Pembentukan Tanah

Biaya pembentukan tanah akibat rusak karena perusakan didasarkan kepada perhitungan Pangestu dan Ahmad (1998) yaitu sebesar Rp 500.000,-/ha.

Rincian dan total kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006:

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya Pembentukan Tanah(Luas RKT x Rp.500.000,-/ha)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp1,125,000,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp1,500,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp1,312,000,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp2,885,500,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp2,016,000,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp3,645,500,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp1,451,000,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp317,500,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp2,971,000,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp2,436,000,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp2,075,000,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp1,681,500,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp960,000,000 Total Biaya Pembentukan Tanah Rp.24,376,000,000

e. Pendaur Ulang Unsur Hara

Biaya pendaur ulang unsur hara yang hilang akibat perusakan tanah didasarkan kepada perhitungan Pangestu dan Ahmad (1998) yaitu sebesar Rp 4.610.000 per ha. Rincian dan total kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005‐2006:

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya Daur Ulang Unsur Hara(Luas RKT x Rp.4.610.000,-/ha)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp10,350,000,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp13,800,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp12,070,400,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp26,546,600,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp18,547,200,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp33,538,600,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp13,349,200,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp2,921,000,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp27,333,200,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp22,411,200,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp19,090,000,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp15,469,800,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp8,832,000,000 Total Biaya Pendaur Ulang Unsur Hara Rp.224,259,200,000

f. Pengurai Limbah

Biaya pengurai limbah yang hilang karena kerusakan lahan menurut perhitungan Pangestus dan Ahmad (1998) yaitu sebesar Rp 435.000 per ha. Rincian dan total kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005‐2006:

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya Pengurai Limbah (Luas RKT x Rp.435.000,-/ha)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp978,750,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp1,305,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp1,141,440,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp2,510,385,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp1,753,920,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp3,171,585,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp1,262,370,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp276,225,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp2,584,770,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp2,119,320,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp1,805,250,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp1,462,905,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp835,200,000

Total Biaya Pengurai Limbah Rp.21,207,120,000

g. Keanekaraganman Hayati

Akibat rusaknya lahan karena konversi lahan hutan alam menjadi hutan sekunder dan tanah terbuka maka tidak sedikit keanekaragaman hayati yang hilang untuk itu biaya yang dibutuhkan untuk memulihkan keanekaragaman hayati menurut perhitungan Pangestu dan Ahmad (1998) yaitu sebesar Rp 2.700.000,- per ha.

Rincian dan total kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006:

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya Keanekaragaman Hayati (Luas RKT x Rp.2.700.000,-/ha)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp6,075,000,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp8,100,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp7,084,800,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp15,581,700,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp10,886,400,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp19,685,700,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp7,835,400,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp1,714,500,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp16,043,400,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp13,154,400,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp11,205,000,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp9,080,100,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp5,184,000,000 Total Biaya Keanekaragaman Hayati Rp.131,630,400,000

h. Sumberdaya Genetik

Biaya pemulihan akibat hilangnya sumberdaya genetik adalah sebesar Rp 410.000,- per ha (Pangestu dan Ahmad, 1998). Rincian dan total kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006:

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya Sumberdaya Genetik (Luas RKT x Rp.410.000,-/ha)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp922,500,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp1,230,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp1,075,840,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp2,366,110,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp1,653,120,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp2,989,310,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp1,189,820,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp260,350,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp2,436,220,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp1,997,520,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp1,701,500,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp1,378,830,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp787,200,000 Total Biaya Sumberdaya Genetik Rp.19,988,320,000

i. Pelepasan Karbon

Akibat adanya konversi hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman maka menurut Wasis, (2003) telah hilang karbon pada hutan tropik sebanyak 359 ton/ha, dan biaya yang dibutuhkan untuk pemulihan Rp 90.000,- per ton per ha. Rincian dan total kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006:

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya Pelepasan karbon (Luas RKT x 359 ton/ha x Rp 90.000,-/ha)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp72,697,500,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp96,930,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp84,781,440,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp186,461,010,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp130,273,920,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp235,572,210,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp93,763,620,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp20,516,850,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp191,986,020,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp157,414,320,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp134,086,500,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp108,658,530,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp62,035,200,000 Total Biaya Pelepasan Karbon Rp.1,575,177,120,000

2. Kerusakan Ekonomi

a. Nilai Kayu Tegakan Hutan

Menurut Darusman (2003) nilai kayu hutan alam sebesar Rp 3.300.000,-/m3. Akibat pengambilan kayu/ log untuk BBS dan kayu pertukangan dari kegiatan konversi hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006:

Perusahaan Luas (Ha) Potensi Tgk (M3/Ha) Nilai Kayu Tegakan (Luas RKT x Potensi tgk x Rp 3.300.000,-/m3)

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 130.55 Rp969,333,750,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 139.78 Rp1,383,822,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 160.00 Rp1,385,472,000,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 113.78 Rp2,166,860,454,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 99.40 Rp1,322,576,640,000 PT. UNISERAYA 7,291 107.45 Rp2,585,279,235,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 99.44 Rp952,297,104,000 CV. ALAM LESTARI 635 172.29 Rp361,033,695,000 PT. MADUKORO 5,942 156.72 Rp3,073,059,792,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 130.00 Rp2,090,088,000,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 130.00 Rp1,780,350,000,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 130.00 Rp1,442,727,000,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 130.00 Rp823,680,000,000 Total Potensi Tegakan Rp.20,336,579,670,000

b. Nilai Pakai Lahan

Pada bagian kerusakan ekonomi ini terdapat parameter penting yang patut dipertimbangkan yaitu hilangnya umur pakai lahan selama 100 tahun. Untuk itu seandainya lahan tersebut digunakan untuk menanam tanaman semusim. Menurut penelitian Tim Demfam IPB (2002) adalah Rp 32.000.000,- /ha. Rincian dan total kerugian yang terjadi pada perusakan hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006:

Perusahaan Luas RKT (Ha) Biaya Pelepasan Karbon (Luas RKT x Rp 32.000.000,-/ha/th x 100 th

PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 2,250 Rp7,200,000,000,000 PT. MITRA TANI NUSA SEJATI 3,000 Rp9,600,000,000,000 PT. MERBAU PELALAWAN LESTARI 2,624 Rp8,396,800,000,000 PT. RIMABA MUTIARA PERMAI 5,771 Rp18,467,200,000,000 PT. SELARAS ABADI UTAMA 4,032 Rp12,902,400,000,000 PT. UNISERAYA 7,291 Rp23,331,200,000,000 PT. TRIOMAS FDI 2,902 Rp9,286,400,000,000 CV. ALAM LESTARI 635 Rp2,032,000,000,000 PT. MADUKORO 5,942 Rp19,014,400,000,000 PT. BINA DAYA BINTARA 4,872 Rp15,590,400,000,000 PT. SERAYA SUMBER LESTARI 4,150 Rp13,280,000,000,000 PT. RIMBA MANDAU LESTARI 3,363 Rp10,761,600,000,000 PT. NATIONAL TIMBER & FOREST PRODUCT 1,920 Rp6,144,000,000,000 Total Nilai Pakai Lahan Rp.156,006,400,000,000

4. Pemulihan ekologi

Sebenarnyamustahil untuk mengembalikan lahan yang rusak kembali pulih seperti sediakala, karena ekosistem hutan alam klimaks yang terbentuk merupakan hasil suksesi vegetasi selama jutaan tahun.

Biaya pemulihan untuk mengaktifkan fungsi ekologi yang hilang di areal Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006 adalah :

No. Rincian Jumlah (Rp)1. Penyediaan air melalui pembangunan reservoir Rp.292,512,000,000,-2. Pengendalian limpasan dan erosi Rp.24,376,000,000,-3. Pembentukan tanah Rp.224,259,200,000,-4. Pendaur ulang unsur hara Rp.21,207,120,000,-5. Pengurai limbah Rp.131,630,400,000,-6. Keanekaragaman hayati Rp.19,988,320,000,-7. Sumberdaya genetik Rp.1,575,177,120,000,-8. Pelepasan karbon Rp.197,445,600,000,000,-Jumlah Rp.199,734,750,160,000,-

Total yang biaya kerugian yang terjadi pada hutan alam menjadi tanah rusak dan hutan tanaman di IUPHHK-HT berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (UPHHKHT) yang dikeluarkan Burhanudin sebagai Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Riau periode 2005-2006:

Kerusakan ekologi Rp.176,342,979,670,000Kerusakan ekonomi Rp.199,734,750,160,000Pemulihan ekologi Rp.310,938,062,160,000Jumlah Rp.687,015,791,990,000

Perkiraan Total kerugian Perusakan : Rp.687,015,791,990,000(fzr)