SELATPANJANG, GORIAU.COM - Begitu banyak keluhan atau aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Meranti lV Merbau, Pulau Merbau, dan Tasik Putri Puyu. Keluhan yang disampaikan saat dewan turun reses itu dibacakan pula di hadapan pejabat daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Hasil reses diparipurnakan oleh anggota legislatif Meranti, Senin (10/11/2014) siang. Untuk Dapil Meranti lV dibacakan oleh Edy Masyudi SPdI.
Kata Edi, beberapa aspirasi masyarakat yang mereka tampung antara lain, bidang pemerintahan yaitu belum terlaksana dengan baik e-KTP dan akte kelahiran. Masih banyak masyarakat yang belum memiliki akte kelahiran dan e-KTP. Selain itu, pembangunan perkantoran seperti kantor camat dan kantor desa serta kantor pelayanan publik harus disegerakan.
Di bidang pendidikan, banyak daerah belum miliki sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Masyarakat menginginkan agar Pemda segera melengkapi sarana dan prasarana seperti laboratorium dan komputer. Kemudian dirasa sangat perlunya pembangunan PAUD, serta SD-SMA memang harus menjadi perhatian lebih oleh pemerintah.
"Kemudian, perlu adanya perhatian honor honorer yang selama ini tidak tersentuh oleh pemda, sementara jumlah jam mengajar mereka sama dengan PNS. Bagi guru-guru Komite yang sudah lama mengabdi harus ditetapkan sebagai honor daerah," kata Edi dalam penyampaiannya.
Di bidang kesehatan, dinilai belum optimalnya pelayanan. Masih kurangnya tenaga kesehatan di Kecamatan Merbau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, dan Kecamatan Pulau Merbau.
"Puskesmas rawat inap minimal memiliki 2 orang dokter spesialis. Puskesmas juga perlu dilengkapi sarana dan prasarana. Tingkatkan kelas dari rawat jalan menjadi rawat inap. Selain itu penyediaan ambulance laut untuk Tasik Putri Puyu dan Kecamatan Merbau. Sedangkan pulau Merbau minta bantuan ambulance darat yang diletakkan di Desa Mekong," ujar Edi lagi.
Masyarakat di Dapil Meranti lV juga meminta fasilitas air bersih.
Di bidang infrastruktur, masyarakat meminta percepatan pembangunan atau perbaikan daerah yang selama ini belum diaspal. Sebagian besar berada di poros desa, seperti Desa Bandul dengan Desa Tanjung Padang, dan Desa Bandul dengan Desa Mengkopot.
Kemudian, pemeliharaan dan pembangunan baru terhadap infrastruktur jalan juga masih diharapkan, di beberapa daerah. Jaringan listrik, pasar tradional dan masih banyak rumah yang tidak layak huni.
Sedangkan di bidang olahraga, masyarakat minta adanya pembinaan atlet-atlet yang mengharumkan nama daerah dan yang akan dipersiapkan untuk memperkuat daerah. Juga diminta adanya panggung hiburan rakyat di masing-masing desa.
"Ini guna menggali potensi daerah yang ada," kata Edy menyampaikan aspirasi yang selama reses diserap oleh anggota legislatif Dapil Meranti lV.
(zal)