
PEKANBARU – PSPS Pekanbaru akan menghadapi rangkaian pertandingan berat pada lanjutan putaran ketiga Liga 2 Indonesia musim 2025/2026. Tim berjuluk Askar Bertuah itu dijadwalkan melakoni sejumlah laga krusial, baik tandang maupun kandang.
Skuad asuhan Aji Santoso mengawali putaran ketiga dengan laga tandang ke markas Persiraja Banda Aceh. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, pada Sabtu, 14 Februari 2026. Laga ini diprediksi menjadi ujian berat mengingat Persiraja dikenal kuat saat bermain di kandang.
Setelah itu, PSPS kembali menjalani laga tandang dengan menghadapi Adhyaksa FC di Banten pada 20 Februari 2026. Dua pertandingan tandang secara beruntun ini akan menguji kesiapan fisik serta kedalaman skuad PSPS sebelum kembali bermain di kandang.
PSPS dijadwalkan menjamu Garudayaksa FC di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Laga kandang tersebut menjadi kesempatan penting bagi PSPS untuk mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Usai jeda awal Maret, PSPS akan kembali melakoni laga sarat gengsi menghadapi PSMS Medan. Duel klasik sesama tim Sumatera itu akan berlangsung di Sumatera Utara Main Stadium pada 28 Maret 2026.
Selanjutnya, PSPS menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, pada 3 April 2026. Setelah laga tersebut, PSPS akan mendapat keuntungan dengan menjalani tiga pertandingan kandang berturut-turut.
Tiga laga kandang pada April 2026 akan mempertemukan PSPS dengan Persikad Depok, Persekat Tegal, dan Sumsel United. Rangkaian laga kandang ini dinilai menjadi fase paling menentukan bagi PSPS Pekanbaru dalam mengamankan tiket ke tahap selanjutnya.
Putaran ketiga Liga 2 dijadwalkan ditutup dengan laga menghadapi FC Bekasi City pada Mei 2026.
PSPS Pekanbaru berakhir di peringkat ke-8 pada putaran II Liga 2 Indonesia. Hasil itu membuat PSPS hanya mendapatkan lebih sedikit laga kandang pada putaran III mendatang.
Minimnya laga home, tentunya akan mempersulit PSPS untuk mengejar asa promosi ke Liga 1. Apalagi, selisih poin PSPS dengan pemuncak klasemen sementara Group A cukup jauh dengan 13 poin.
Saat ini PSPS baru mengantongi 21 poin dari 18 laga. Sementara pemuncak klasemen sementara sudah mencapai 34 poin. Selisih poin yang cukup jauh, membuat PSPS harus kerja ekstra jika ingin lolos ke Liga 1.
Bahkan, PSPS harus bisa memenangkan 9 laga di putaran III jika ingin berpeluang promosi ke Liga 1. Jika itu terjadi, maka PSPS bisa menambah 27 poin maksimal dan mendapatkan total 48 poin. ***