
PEKANBARU - Meski baru berusia lima tahun, gadis cilik bernama lengkap Keitha Early Syafie Kayyira ternyata memiliki segudang prestasi yang bisa dibilang tak biasa bagi anak-anak seusianya. Dengan usia yang tergolong belia ini, Ia telah menjuarai berbagai event, diantaranya Juara Harapan I Abang None Cilik Jakarta 2017 yang digelar pada tanggal 10 dan 11 Juni 2017 lalu.
Menjuarai ajang Abang None Cilik Jakarta 2017, anak kedua dari tiga bersaudara yang lahir di Semarang pada tanggal 3 September 2017 silam ini ternyata harus menghadapi berbagai tantangan, selain itu Ia juga merupakan satu-satunya peserta dengan usia termuda dari 64 peserta yang mengikuti ajang tahunan kebanggaan Kota dengan ciri khas ondel-ondelnya itu.
Tak hanya mengandalkan penampilan saja, anak pasangan Indra Andiarta dan Retina Wijayaningrum ini juga tak bisa disepelekan soal kemampuan intelektualnya. Dengan usia yang masih anak-anak sebagai siswa di Taman Kanak-kanak (TK), Keitha kecil mampu menjawab semua semua soal yang diberikan oleh dewan juri Abang None Cilik Jakarta 2017.
Selain itu, Titha (sapaan akrabnya) harus unjuk bakat dan menjawab satu pertanyaan dari dewan juri. Unjuk bakat inilah yang membuat gadis imut berambut keriting ini mendapat point tinggi, setelah Ia menampilkan sesuatu yang berbeda dari peserta lain. Titha mampu menjadi presenter untuk dirinya sendiri dan story telling tentang cita-cita.
Banyak prestasi yang ditorehkan oleh anak kedua dari seorang ayah bernama Indra Andiarta yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) di Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) ini.
Menjadi orang nomor tiga di pucuk kepemimpinan Polresta Pekanbaru, tak membuat Kompol Indra Andiarta kesulitan dalam mendukung dan men-support anaknya meraih segudang prestasi. Meski disibukkan dengan tugas sebagai pengayom dan abdi negara, Ia tetap menyempatkan waktunya untuk memberikan dorongan dan motivasi kepada anak-anaknya.
"Titha anaknya lucu, periang, pintar dan rajin. Bakatnya sebagai model ini sudah terlihat sejak kecil dan sejak umur tiga tahun sudah sering dilatih. Setiap waktu kita dukung, mulai dari mempersiapkan kostumnya dan juga jadwal latihannya," ujar Indra saat berbincang dengan GoRiau.com (GoNews Grup) di Polresta Pekanbaru, Selasa (13/6/2017).
Banyak event model yang sudah diikuti Titha, baik itu di Jawa maupun di Sumatera, diantaranya meraih juara dua dalam menyanyi yang diadakan oleh Universitas Islam Riau (UIR). Selain berbakat diatas catwalk dan kemampuan intelektualnya. Titha juga tak bisa dianggap remeh pada kemampuan agamanya.
Hal ini pun dibuktikan dengan mengikuti lomba-lomba seperti lomba Tahfidz Al Quran. Jelas, prestasi yang diraih Titha memberikan kebanggaan bagi kedua orangtuanya dan ini juga membuktikan jika diusianya yang masih anak-anak, Titha yang bercita-cita mengikuti jejak sang ayah dan menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan) ini sudah memperlihatkan kemampuannya yang multi talenta.
Sebagai seorang ayah yang menjadi panutan sang anak, Kompol Indra pun mengapresiasi prestasi yang diraih oleh anak keduanya itu. "Titha semakin di-support untuk terus maju dan diasah talenta-talenta lainnya. Namun, dibalik semua itu, sebagai orangtua tentu memotivasi Titha agar tidak lupa selalu rajin salat dan baca Al Quran," ujarnya.
Sekarang ini, Indra mengungkapkan, anak keduanya itu juga tengah fokus mengikuti les jarimatika dan les vocal. "Karena harapan orangtua, nantinya Titha bisa mengikuti olimpiade matematika. Kami orangtuanya juga mendukung setiap Titha diajak atau ditawari menjadi pembawa acara atau MC di acara-acara tertentu yang bertema anak-anak," tukasnya.
Dicari tahu apa yang membuat gadis imut berambut keriting ini bisa meraih segudang prestasi. Kata-kata bijak pun terlontar lepas dari mulut gadis polos ini. "Titha nggak mau bikin mami kecewa. Jadi ya, harus bagus dan pinter. Semoga semakin banyak prestasi-prestasi Titha kedepannya," ujar Titha yang juga pernah meraih Juara Favorit pada ajang Indonesia Top Model (ITM) 2016 ini.***