TELUKKUANTAN - Bantuan untuk Arga Dimas Saputra (8), warga Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabuaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau terus mengalir. Kali ini datang dari Yayasan Imran Centre yang menunjukkan rasa kepeduliannya.

"Alhamdulillah, kemaren Yayasan Imran Centre memberikan bantuan untuk Dimas," ujar Jon Paizal, kerabat Dimas kepada GoRiau.com, Sabtu (20/2/2016) pagi. Yayasan Imran Centre memberikan bantuan senilai Rp5 juta.

Untuk diketahui, Dimas merupakan bocah SD yang menjadi korban kekerasan kakak kelasnya. Dimana, ia mengalami patah tulang dan terjadi pembusukan sehingga mengharuskan diamputasi. Operasi dilaksanakan di RSCM Jakarta beberapa minggu lalu.

"Kondisinya kini sudah mulai membaik, statusnya pasien rawat jalan dan masih nginap di rumah inap RSCM," ujar Jon.

Dikatakan Jon, Dimas akan tetap tinggal di RSCM selama tiga sampai enam bulan ke depan untuk menjalani kemoterapi. Hal itu dilakukan untuk membunuh sisa-sisa tumor yang mungkin masih ada di tubuhnya.

Sementara itu, Imran, SH selaku Pembina Yayasan Imran Centre menyatakan sudah menjadi tanggungjawab dirinya untuk membantu Dimas. Apalagi, Dimas dan dirinya sama-sama berasal dari Kari.

"Yayasan ini didirikan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, terutama yang tidak mampu," ujar Imran. Ia menyatakan akan senantiasa memperhatikan kehidupan sosial masyarakat Kuansing.***