TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menjadi tempat berdiam sebanyak 30 persen masyarakat banjar yang berasal dari Kalimantan Selatan (Kalsel), karena itulah kehadiran suku dari Provinsi yang beribukota Banjarmasin itu tidak terlepas dari masyarakat Negeri Seribu Parit.

Ramainya masyarakat banjar yang berdomisili di Inhil, membuat Bupati, HM Wardan turut menghadiri acara pengukuhan Keluarga Bubuhan Banjar (KBB) Pekanbaru sekaligus Aruh Ganal di Gedung Idrus Tintin, Komplek Bandar Serai Purna MTQ Pekanbaru, Kamis (30/07/2015) malam.

Aruh Ganal atau kenduri besar ini sendiri, merupakan rangkaian dari kegiatan pengukuhan KBB Riau, yang sebelumnya dilaksanakan pada Rabu (29/7/2015) malam.

Dari Inhil sendiri, selain Bupati beserta sang istri, juga dihadiri oleh Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, Wakil Ketua DPRD, Syahruddin serta keluarga banjar dari Inhil.

Beberapa pargelaran seni khas suku banjar disuguhkan kepada para tamu kali itu, seperti madihin dan tarian-tarian dari sanggar Malai Pekanbaru.

''Bagi saya pribadi, moment seperti ini sangat penting guna menimbulkan rasa kebersamaan untuk membangun atau mencapai tujuan bersama,'' sebut Bupati.

Dengan perhelatan ini, orang nomor satu di Inhil ini mengharapkan dapat tertanam tali silaturahmi yang lebih erat antara sesama masyarakat banjar.

''Selain itu, masyarakat banjar dan beragam suku lainnya yang menetap di Inhil dapat terus hidup rukun, harmonis dan damai, serta dapat terus menjaga tradisi agar terus lestari walaupun tidak berada Kalsel, namun tetap budidayaakan kesenian madihin,'' tukas HM Wardan.

Sementara itu, untuk diketahui, yang telah dikukuhkan sebagai Ketua KBB Provinsi Riau periode 2015-2020 adalah Kombes Dedy Fardika, sedangkan yang dikukuhkan sebagai Ketua KKB Pekanbaru adalah Zainal Arifin.(adv)