SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Ada-ada saja cara yang dilakukan warga Mempura Kabupaten Siak ini. Berangkat dari sebuah mitos, ia tega mencampakkan kucing peliharaannya ke sebuah parit. Kucing itu pun basah kuyup.


Adalah Wak Des (45) yang melakukan tindakan tersebut. Sebab, dalam mitos yang ada di kampungnya, menyiram atau memasukkan kucing ke dalam air mampu mendatangkan hujan.


"Kucing ini binatang kesayangan Nabi, kalau kita jahat kepadanya, maka dunia akan menangis. Tangisan itu berupa hujan," tutur Wak Des kepada GoRiau.com, Selasa (11/2/2014).


Walaupun demikian, Wak Des sadar apa yang ia lakukan berdasarkan sebuah mitos. Namun, ia berdalih tindakan tersebut merupakan sebuah usaha untuk mendatangkan hujan. Terlepas benar atau tidaknya.


"Semoga saja, dengan tindakan ini hujan turun. Sehingga sumber air bersih terpenuhi di desa ini," harap Wak Des. Ia mengaku kesusahan dalam mendapatkan air bersih sejak musim kemarau melanda.


Sumur-sumur yang ada di sekitar Mempura mulai mengering. Ada juga beberapa sumur yang masih berair. Namun, sumur tersebut mengeluarkan bau tidak sedap. "Air sumur saya bau sekali. Tidak bisa digunakan untuk mandi ataupun mencuci," jelasnya.


Keluhan yang sama juga dirasakan Ahmad. Dimana, sumur miliknya sudah kering. Bahkan ia sudah menambah kedalaman sumur. Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil. "Airnya menjadi bau busuk dan menyengat," katanya.


"Krisis air bersih ini sudah terjadi sejak seminggu yang lalu. Akibatnya, kami mandi hanya sekali sehari. Itu menggunakan air parit," tutup Ahmad.(san)