SELATPANJANG, GORIAU.COM - Sebanyak 950 unit rumah di Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, sudah bisa menikmati aliran listrik dari PLTMG Melibur. PLTMG Melibur adalah pembangkit listrik yang gasnya disuplai oleh perusahaan minyak dan gas bumi EMP Malacca Strait SA (EMP MSSA).

Kepala Humas Energi Mega Persada (EMP) Heru Hardono, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, listrik untuk masyarakat Desa Bandul tersebut mulai mengalir sejak 14 Maret 2014. Sejak saat itu, masyarakat Desa Bandul bisa menikmati listrik selama 24 jam setelah sebelumnya hanya selama 12 jam sehari.

"Kita berharap hal ini mampu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat di sekitar wilayah operasi EMP MSSA," kata Heru.

Selama ini, PLTMG Melibur telah berhasil menerangi sejumlah 2.200 unit rumah. Masyarakat yang menikmati listrik tersebut tersebar di Kelurahan Teluk Belitung, Desa Bagan Melibur dan Desa Mayangsari.

Masyarakat di tiga wilayah yang masuk dalam Kecamatan Merbau tersebut telah lebih dulu menikmati listrik selama 24 jam sehari. Dengan penambahan 950 unit rumah di Desa Bandul, maka jumlah total rumah yang teraliri listrik dari PLTMG Bagan Melibur adalah sebanyak 3.150 unit.

PLTMG Melibur saat ini mampu memproduksikan listrik sebesar 1,1 Mega Watt. Listrik tersebut berasal dari suplai gas EMP Malacca Strait sebanyak 0,2 mmscfd.

Listrik sebesar 660 Kilo Watt didistribusikan ke 2.200 unit rumah di Kelurahan Teluk Belitung, Desa Bagan Melibur dan Desa Mayangsari. Sedangkan 300 KW didistribusikan ke 950 unit rumah di Desa Bandul.

Listrik di PLTMG Melibur saat ini dihasilkan dari 5 unit mesin yang masing-masing berkapasitas 210 KW. Jika tidak ada aral melintang, pada Juli 2014 nanti akan ditambah 2 unit mesin dengan kapasitas yang sama.

"Kita berharap, dengan adanya penambahan 2 unit mesin ini PLTMG Melibur akan mampu menerangi lebih banyak rumah masyarakat baik di Kecamatan Merbau maupun Kecamatan Tasik Putri Puyu," kata Heru.(rls)