SELATPANJANG, GORIAU.COM - Hingga pertengahan Agustus 2014, realisasi keuangan di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti baru mencapai angka 39 persen. Hal itu dikarenakan masih banyaknya kegiatan proyek dan kegiatan belum dilaksanakan.


Ini terungkap dalam rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014, Senin (11/8/2014) di Ballroom Afifa Jalan Banglas Selatpanjang.
Asisten II Setdaka Kepulauan Meranti, Drs Suhendri MSi yang didelegasikan oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi untuk memimpin rapat evaluasi tersebut menegaskan kepada seluruh SKPD agar dapat berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik dan intens. Terutama antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP). 
"Kita mau pada pekan depan sudah ada pengumuman lelang yang sudah dilakukan, termasuk pada pekan selanjutnya. Jadi tidak ada lagi penundaan. Sehingga seluruh proyek yang dilelang itu bisa dikerjakan seegra. Sehingga progrs dan realisasi keuangan dan kegiatan fisik bisa terus meningkat," pinta Suhendri. 
Suhendri menilai  kinerja dari masing-masing SKPD akan menjadi tolak ukur dari keberhasilan Pemerintah Daerah oleh masyarakat. Sementara masyarakat menilai kinerja Pemerintah adalah kinerja Bupati selaku Kepala Daerah. Jadi jika SKPD yang memang dipercaya Bupati untuk bertugas di masing-masing SKPD ingin mendukung Bupati, dapat meningkatkan kinerjanya melalui merealisasikan seluruh kegiatan yang ada di masing-masing Satker tersebut.
"Kalau memang mendukung kinerja bupati, maka lakukan evaluasi dan tunjukkan progres yang baik kepada masyarakat melalui realisasi seluruh kegiatan di masing-masing SKPD. Jangan rapat evaluasi ini dianggap angin lalu saja. Karena apa yang kita hasilkan menjadi penilaian bagi masyarakat kepada Pemkab Meranti yang dipimpin oleh Bupati," tegasnya dalam forum tersebut.
Dalam rapat evaluasi itu selain dihadiri oleh seluruh SKPD di Pemkab Meranti dihadiri oleh seluruh Pemerintah Kecamatan di Kabupaten termuda di Provinsi Riau itu.(zal)