
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Hingga akhir Juli 2014, progress pencapaian fisik di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) baru mencapai 30,50 persen, dimana seharusnya pada bulan ke dua triwulan ketiga ini pencapaian progress fisik sudah mencapai lebih dari 50 persen.
Pada rapat evaluasi bulanan, Senin (11/8/2014) yang dipimpin oleh Bupati Inhil, HM Wardan di Kantor Bupati Inhil dijelaskan bahwa dari seluruh SKPD yang ada hanya Badan Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan (BP2KP) dengan realisasi fisik tertinggi dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) paling terendah karena baru mencapai 1 persen.
''Saya minta dipercepat lagi progress fisik ini, karena hingga bulan ini belum terlihat satupun pembangunan di Inhil, padahal masyarakat sudah menunggu,'' kata HM Wardan ketika memimpin rapat.
Bupati Inhil juga sangat serius untuk mempercepat peningkatan progress fisik ini, dimana biasanya rapat evaluasi hanya digelar setiap tanggal 10, mulai bulan ini rapat evaluasi akan digelar juga pada tanggal 20 dan 30.
''Untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang menyebabkan lambatnya realisasi pembangunan di Inhil ini, maka mulai bulan ini rapat akan diadakan 1 bulan 3 kali,'' kata Bupati.
Sementara itu, untuk paket yang menggunakan proses pelelangan, Bupati juga memberikan batas waktu hingga 25 Agustus ini, '' Batas akhir 25 Agustus untuk memasukan dokumen pelelangan, setelah itu sudah tidak ada lagi,'' ujar HM Wardan mengingatkan kepada para kepala SKPD dan Camat yang menghadiri rapat evaluasi.(ayu)