PEKANBARU –Herman Boedoyo kembali dipercaya memimpin Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Riau sebagai Ketua Umum periode 2026–2029. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dan mufakat dalam Rapat Anggota IX ISEI Riau yang digelar Senin (19/1/2026) di Kantor Bank Indonesia Provinsi Riau.

Dalam rapat tersebut, peserta juga secara aklamasi menerima dan menyetujui laporan pertanggungjawaban kepengurusan ISEI Riau periode 2022–2025.

“Proses pemilihan Ketua Umum ISEI berjalan demokratis sesuai tata kelola AD/ART ISEI. Hasilnya menyepakati saya untuk kembali mengemban amanah tiga tahun ke depan,” ujar Herman Boedoyo dalam keterangan pers, Selasa (20/1/2026).

Herman menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menilai amanah tersebut sebagai kehormatan untuk terus berkontribusi dalam keluarga besar ISEI yang selama ini berkomitmen mendorong kemajuan ekonomi nasional dan daerah.

Dalam kepengurusan periode 2026–2029, Herman memaparkan tiga strategi utama yang akan dijalankan. Strategi pertama adalah memperkuat rekomendasi kebijakan ekonomi berkelanjutan, baik di tingkat Provinsi Riau, regional, maupun nasional, termasuk mendorong program hilirisasi sumber daya alam guna menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Strategi kedua berfokus pada peningkatan kualitas akademik dan riset di perguruan tinggi. Sementara strategi ketiga diarahkan pada penguatan komisariat ISEI serta pengembangan sinergi dengan berbagai organisasi profesi lainnya.

“Tiga strategi ini akan didukung oleh kekuatan organisasi ISEI yang mencakup unsur akademisi, bisnis, dan pemerintah atau dikenal sebagai konsep ABG,” jelasnya.

Bersempena Rapat Anggota IX ISEI Riau, turut digelar Sarasehan Ekonomi Awal Tahun bertajuk Meneroka Ekonomi Riau 2026 dengan tema “Penguatan Sinergi Ekonomi Riau yang Maju dan Bermarwah”. Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi.

Dalam sambutannya, Syahrial Abdi menyampaikan Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan tiga strategi utama penguatan ekonomi daerah tahun 2026, meliputi penguatan ekonomi berbasis potensi daerah, pengembangan kawasan industri, serta stabilisasi ekonomi rakyat.

ISEI Riau diharapkan berperan aktif mendukung pemerintah daerah dalam perumusan kebijakan ekonomi, khususnya terkait penyehatan fiskal daerah, penyerapan tenaga kerja, penurunan angka kemiskinan, serta hilirisasi sumber daya alam yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sarasehan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai institusi strategis, diantaranya Kepala Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad, Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ikhwan, Kepala OJK Riau Triyoga Laksito, Kepala BPKP Riau Evenri Sihombing, Kepala Kanwil Perbendaharaan Heni Kartikasari, Kepala Kanwil Pajak Saifuddin Amru, Kepala BPS Riau Asep Riyadi, serta perwakilan dunia usaha, akademisi, dan organisasi profesi lainnya.

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia merupakan organisasi profesional di bidang ekonomi dan bisnis yang berdiri sejak 14 Januari 1955, dengan fokus memajukan keilmuan ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengembangkan kompetensi sarjana ekonomi di Indonesia. ***