
BENGKALIS, GORIAU.COM - Bupati Bengkalis Herliyan Saleh mengingat seluruh satuan kerja dari dinas hingga tingkat desa agar membuat program kerja yang tepat dan bermanfaat. Dan yang paling penting, jangan sampai ada program pembangunan copy paste, sebuah istilah hanya asal ambil program.
Harapan tersebut disampaikan Herliyan Saleh saat melantik Kepala Desa Air Putih, Syamsuddin, Selasa (18/9/2012). Menurutnya, perkembangan, karakter dan potensi desa akan berubah sesuai perkembangan zaman atau tahun-ketahun, selayaknya pula program yang dirancang disesuaikan dengan kondisi kekinian desa itu sendiri.
''Jangan hanya mencopy program tahun lalu, diajukan kembali untuk tahun ini. Dan sampai saat ini, Kita masih temukan itu, ada beberapa program yang tidak berubah sama sekali, hanya angka-angkanya saja yang berubah. Program yang dirancang harus sesuai dengan perkembangan desa itu sendiri, tidak stagnan,'' katanya.
Bupati juga meminta para kepala desa memberdayakan kelembagaan yang ada di masing-masing desa dalam menyusun program pembangunan desa. Dengan demikian, pertanggungjawaban sebuah program tidak hanya dibebankan kepada kepala desa, karena kebijakan atau program tersebut menjadi kebijakan bersama.
Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah pertanggungjawaban dalam setiap penggunaan anggaran desa (ADD). Jangan sampai persoalan anggaran yang telah dibuat tidak disertai dengan Spj, karena bisa berimplikasi dengan persoalan hukum.
Kepada kepala desa Air Putih, Syamsuddin, Bupati juga menghimbau agar merangkul semua komponen masyarakat desa. Tidak memilah atau memilih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ''Bangun konsolidasi internal yang baik dan kuat. Saya yakin, kades yang baru sudah punya rencana atau program bagaimana membangun Air Putih ke depan,'' katanya.
Terkait dana ADD, Bupati berharap Kades terpilih segera mengambil langkah-langkah, baik itu dalam proses pencairan anggaran maupun realisasi pekerjaan sesuai Perdes yang sudah dibuat. Waktu yang tersisa sangat terbatas, hanya tinggal 3 bulan saja. Kearifan dalam memimpin dan memenej sangat dibutuhkan, agar anggaran yang diplot untuk desa Air Putih termanfaatkan dengan baik.
Herliyan juga menyinggung posisi Desa Air Putih sebagai pintu gerbangnya ibu kota Bengkalis. Perlu penataan yang baik, sehingga kesan pertama tamu yang datang ke Bengkalis juga akan baik. ''Potensi sebagai pintu gerbang ini harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Libatkan komponen masyarakat dalam membangun, karena saya tahu yang tinggal atau menetap di Air Putih ini terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari pejabat, anggota DPRD, kontraktor, pedagang, petani dan berbagai elemen masyarakat lainnya,'' jelas Herliyan. (jfk)