
RENGAT - Tidak menunggu lama, setelah melakukan peninjauan lokasi, Bripka Arif Sanjaya selaku Bhabinkamtibmas Desa Pekan Heran, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, langsung membedah gubuk reot nenek Siti Zubaida (67).
Hanya membutuhkan waktu dua hari, gubuk reot nenek Zubaidah yang sebelumnya lapuk dan bocor itu, berhasil disulap Bhabin menjadi rumah yang layak untuk ditempati seorang manusia.
"Kegiatan bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian saya selaku anggota polri yang diberi amanan oleh pimpinan sebagai Bhabinkamtibmas di desa," kata Bripka Arif Sanjaya, menjawab GoRiau.com, Kamis (7/12/2017).
Dan untuk pelaksanaan bedah rumah itu, Arif mengaku dibantu oleh pemuda desa, personil Tagana dan KPBD yang juga merupakan warga desa setempat.
Dan yang tidak kala pentingnya smbung Arif, terwujudnya aksi bedah rumah tersebut tentunya tidak terlepas dari sumbangsih dari para donatur.
Dengan demikian, atas terlaksananya kegiatan bedah rumah tersebut, dirinya mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada semua pihak yang telah andil dalam kegiatan tersebut.
"Kepada semua pihak yang sudah andil dalam aksi bedah rumah ini, hanya ucapan terimakasih lah yang bisa saya ucapkan, dan hendaknya menjadi awal ibadah bagi kita semua," pungkas Arif terharu.
Seperti diberitakan GoRiau.com sebelumnya, nenek Siti Zubaidah (67), warga Desa Pekan Heran, Kecamatan Rengat Barat itu sejak20 tahun silam tinggal sebatang kara di gubuk reot yang lapuk, bocor dan kumuh itu.
Seakan tidak memiliki asa, ia pasrah dengan keadaan hingga ajal datang menjemputnya. Pasca ditinggal mati oleh suami sejak 25 tahun silam, kebutuhan hidup nenek Zubaida hanya bergantung pada beberapa rumpun pisang yang ada disekeliling gubuknya itu.
Jika tidak dari hasil menjual buah pisangnya, daun pisang itulah yang dia andalkan untuk menutupi biaya hidupnya. Dan pasca bedah rumah oleh Bhabinkamtibmas, kini hidup nenek Zubaidah sudah mulai berobah menjadi layak, bantuan demi bantuan mulai dia terima dari para donatur yang berhati mulia.(Jef)