PEKANBARU - Bagi Anda yang sering melintas di Jalan Garuda Sakti, Tampan perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari. Pasalnya, lubang besar dan dalam menganga mengancam keselamatan pengendara.

Kerusakan Jalan Garuda Sakti KM 1 sudah menjadi langganan setiap tahun karena tergenang air bila hujan lebat turun. Kondisi ini akibat dari tidak berfungsinya draenase di sekitar kawasan tersebut.

Yanri, warga setempat mengaku sangat khawatir melintasi jalan ini. Namun dirinya terpaksa karena harus pulang pergi mengantar anak ke sekolah sekalian berbelanja ke pasar. Sebagai seorang pedagang, dia mengaku sangat sering melewati jalan tersebut.

"Rusaknya sudah sekitar 3 bulan ini. Memang sering rusak pak. Karena jalan itu hanya diperbaiki sedikit-sedikit oleh pemerintah. Seharusnya dipikirkan jangka panjang bagaimana saluran air lancar. Ini kalau musim hujan terendam, termasuk rumah-rumah di daerah situ," kata Yanri, Rabu (18/5/2016).

Hal senada juga disampaikan Ali yang tinggal di kawasan itu. Ia berharap pemerintah baik provinsi maupun kota untuk serius menangani jalan ini, agar tidak ada korban jiwa.

"Ini jalan lintas sebagai alternatif ke kota. Karena kalau lewat Panam, macetnya minta ampun. Masa setiap tahun bolak balik diperbaiki," kata dia.

Ia juga heran mengapa jalan ini harus ditambal sulam. Karena sebagai kebutuhan masyarakat pemerintah mampu mengurusnya dengan baik, mulai memperbaiki saluran air hingga perbaikan jalan menyeluruh.

"Jalan ini juga sebagai penghubung ke daerah Tapung, sehingga sangat banyak orang yang lewat dari sini," imbuhnya.***