
DUMAI - Jelang bulan puasa, tingkat kriminalitas bongkar rumah disejumlah telah terjadi. Tidak terlepas di Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau. Dimana pada bulan Mei yang lalu, telah terjadi dua kasus pembongkaran rumah yang ditinggal penghuninya dan mengamankan tiga pelaku.
"Pelaku yang melakukan bongkar rumah kosong, tidak memiliki pekerjaan. Karena alasan ekonomi mereka (pelaku, red) melakukan aksinya," ujar Kapolsek Dumai Timur, Kompol Ade Zamrah saat ditemui GoRiau.com, Kamis (2/6/2016).
Ia mengatakan, saat ini lebih baik waspada untuk mengantisipasi kejahatan bongkar rumah. Salah satunya, informasikan kepada tetangga jika tidak di rumah dalam jangka waktu lama. Menjaga hubungan dengan tetangga.
"Meningkatkan kepedulian antara tetangga sangat perlu. Sehingga kepedulian meningkat terhadap sesama, akibatnya ronda akan aktif," tegas Kompol Ade.
Sambungnya, kriminalitas di Kecamatan Dumai Timur saat ini kondusif, karena pengungkapan kasus curanmor kemarin. "Upaya yang kita lakukan patroli jalan kaki, sepeda, kendaraan roda empat dan sepeda motor, rutin setiap hari," tutup Kompol Ade menjelaskan.***