
PEKANBARU, GORIAU.COM - Harga tandan buah segar (TBS) sawit Riau kembali baik untuk periode 22 - 28 Mei 2013 mendatang. Kenaikan terjadi sekitar Rp31,57 perkilogram untuk TBS berumur 10 tahun keatas. Kenaikan terjadi karena perusahaan melakukan penahanan penjualan ke pasar.
Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga kelapa sawit Riau yang difasilitasi Dinas Perkebunan, Selasa (21/5/2013) harga periode sebelumnya adalah Rp1.433,96 perkilogram dan naik menjadi Rp1.465.53 perkilogram di usia 10 tahun. Harga tersebut berlaku untuk TBS milik petani PIR yang bermitra dengan perusahaan.
''Kenaikan harga TBS terjadi karena sejumlah perusahaan pemilik Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Riau melakukan penahanan penjualan dari hasil produksi CPO ke pangsa pasar,'' ujar Ketua Tim Penetapan Harga TBS sawit Riau Ferry HC, Selasa (21/5/2013).
Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Disbun Riau ini pun mengatakan, selain adanya kebijakan dari sejumlah perusahaan PKS menahan penjualan produksinya itu. Hal ini juga disebabkan, kondisi sekarang masih dalam masa kurang panen atau lebih dikenal dengan istilah masa trak.
"Sementara untuk permintaan CPO dipasaran dunia masih stabil. Tetapi penyebab naiknya harga TBS sawit ini disebabkan ada kebijakan dari perusahaan PKS yang melakukan penahanan penjualan. Juga disebabkan, sekarang ini kondisi masa panen sedang dalam keadaan puncak-puncaknya di musim trak,'' sebutnya.
Lebih kanjut Ferry mengatakan, penetapan harga TBS sawit disesuai dengan data yang disuplay perusahaan PKS. Maka hasil olahan data didapatkan dari perusahaan, katanya dihitung harga CPO itu rerata tertimbang periode berjalan Rp6.923,10. Harga kernel rerata Rp3.21,31. Harga indek rerata 87,32 persen. (rdi)