PEKANBARU – Kabar kurang menggembirakan bagi petani mitra plasma di Provinsi Riau. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 11-24 Februari 2026 resmi mengalami penurunan. Koreksi harga ini dipicu oleh melemahnya harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) di pasar perdagangan, meskipun harga kernel tercatat mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, menjelaskan hasil rapat penetapan harga bersama tim menyepakati penurunan harga tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun. Penurunan tercatat sebesar Rp65,82 per kilogram (Kg) atau setara 1,76 persen dari periode sebelumnya.

"Harga pembelian TBS petani turun menjadi Rp3.677,52 per Kg dan berlaku untuk periode dua minggu ke depan. Sementara harga cangkang ditetapkan sebesar Rp19,47 per Kg," ungkapnya kepada awak media usai rapat penetapan harga, Rabu (11/2/2026).

Supriadi merincikan, perhitungan harga kali ini menggunakan indeks K sebesar 92,67 persen. Analisis pasar menunjukkan harga penjualan CPO minggu ini mengalami penurunan sebesar Rp413,39 per Kg. Sebaliknya, harga kernel justru mencatatkan kenaikan sebesar Rp419,80 dibanding minggu lalu. Acuan perhitungan ini telah menyesuaikan regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra.

Dalam proses penetapan, terdapat beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Mengacu pada Pasal 16 Permentan 13/2024, maka harga CPO dan kernel diambil dari rata-rata tim. Jika terkena validasi 2, rujukan beralih ke harga rata-rata Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).

"Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp14.870,00 dan harga kernel KPBN periode ini sebesar Rp12.637,50. Berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim, memang harga TBS mitra plasma mengalami penurunan," jelasnya.

Pihaknya memastikan Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga terus berupaya memperbaiki tata kelola agar penetapan harga ini sesuai regulasi dan berkeadilan bagi kedua belah pihak. Langkah ini turut didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau demi menjaga stabilitas pendapatan petani.

Berikut rincian harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau Periode 11 - 24 Februari 2026:

* Umur 3 tahun: Rp2.835,11

* Umur 4 tahun: Rp3.213,44

* Umur 5 tahun: Rp3.405,54

* Umur 6 tahun: Rp3.553,78

* Umur 7 tahun: Rp3.630,34

* Umur 8 tahun: Rp3.673,22

* Umur 9 tahun: Rp3.677,52

* Umur 10-20 tahun: Rp3.657,91

* Umur 21 tahun: Rp3.600,55

* Umur 22 tahun: Rp3.545,59

* Umur 23 tahun: Rp3.486,87

* Umur 24 tahun: Rp3.422,52

* Umur 25 tahun: Rp3.350,14

* Umur 26 tahun: Rp3.306,27

* Umur 27 tahun: Rp3.262,24

* Umur 28 tahun: Rp3.219,41

* Umur 29 tahun: Rp3.203,02

* Umur 30 tahun: Rp3.189,36***