
PEKANBARU - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk petani mitra plasma di Riau ditetapkan Rp3.720,58 per kilogram (kg) untuk periode 25 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024. Keputusan ini merupakan hasil rapat Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapan harga menggunakan tabel rendemen harga terbaru dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.
Kepala Dinas Perkebunan Riau, Syahrial Abdi, menjelaskan bahwa harga untuk TBS kelompok umur 9 tahun mengalami penurunan sebesar Rp120,05 atau 3,13 persen dibanding minggu sebelumnya. Penurunan ini dipicu turunnya harga crude palm oil (CPO) sebesar Rp483,23 dan kernel Rp409,55.
"Harga cangkang untuk satu bulan ke depan ditetapkan Rp21,01 per kg, dengan indeks K sebesar 93,30 persen. Penurunan harga TBS ini dipengaruhi oleh fluktuasi harga CPO dan kernel di pasaran," ungkap Syahrial pada Senin (25/12/2023).
Berdasarkan regulasi Permentan Nomor 01 Tahun 2018, jika pabrik kelapa sawit (PKS) tidak melaporkan penjualan, harga CPO dan kernel yang digunakan adalah rata-rata tim atau rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini tercatat Rp15.051,33, sedangkan kernel Rp11.945,00.
Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga TBS menekankan pentingnya perbaikan tata kelola penetapan harga agar transparan dan adil bagi petani serta mitra. "Upaya ini didukung penuh oleh Pemprov Riau dan Kejaksaan Tinggi, dengan tujuan meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Berikut daftar harga TBS plasma Provinsi Riau berdasarkan umur:
3 Tahun: Rp2.858,56
4 Tahun: Rp3.248,91
5 Tahun: Rp3.445,92
6 Tahun: Rp3.597,32
7 Tahun: Rp3.673,82
8 Tahun: Rp3.717,34
9 Tahun: Rp3.720,58
10-20 Tahun: Rp3.699,75
21 Tahun: Rp3.640,36
22 Tahun: Rp3.583,10
23 Tahun: Rp3.522,30
24 Tahun: Rp3.455,49
25 Tahun: Rp3.380,55. ***