
JAKARTA – Setelah resmi dilantik, Gubernur Riau, Abdul Wahid, menegaskan komitmennya untuk menjalankan janji kampanye dalam Pilkada 2024. Dalam acara silaturahmi bersama tokoh masyarakat Riau di Redtop Hotel & Convention Center, ia menyoroti pertumbuhan ekonomi daerah yang belum mencapai 5 persen.
“Kalau kita lihat informasi awal, Riau masih tumbuh tak lebih dari 5 persen. Ini berarti lapangan kerja yang tersedia masih terbatas. Oleh karena itu, salah satu janji politik kami adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Kamis (20/2/2025).
Untuk mewujudkan hal tersebut, Wahid menegaskan akan melakukan pemerataan ekonomi di seluruh daerah Provinsi Riau.
“Kami tidak akan menganaktirikan wilayah mana pun. Pemerataan ekonomi harus terjadi di Kuansing, Inhu, Inhil, Siak, Meranti, Kampar, Rohul, Rohil, dan Dumai. Semua wilayah ini harus terhubung dengan baik agar roda perekonomian dapat bergerak,” katanya.
Meskipun Indonesia tengah menghadapi efisiensi anggaran, Wahid tetap optimistis dan akan berkoordinasi dengan stakeholder serta pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan pembangunan.
“Infrastruktur adalah kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, tentu ada solusi lain yang harus kami tempuh, dan ini akan kami diskusikan bersama demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Dengan penuh keyakinan, Wahid menegaskan bahwa dirinya mampu mengatasi tantangan yang dihadapi Riau.
“Kami yakin dan percaya, beban berat ini jika kita pikul bersama-sama, Insya Allah akan teratasi,” pungkasnya. ***