PEKANBARU, GORIAU.COM - General Manager (GM) Angkasa Pura II Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, membantah bila mutasi terhadap kepala divisi keamanan bandara disebabkan oleh kasus penyusupan Mario Steven Ambarita. Menurutnya, mutasi lantaran banyaknya jabatan kosong di pusat.

GM Angkasa Pura II, Dani Indra saat dihubungi GoRiau.com, Senin (4/5/2015) siang, membenarkan mutasi terhadap M Ikhwan, selaku kepala keamanan bandara. "Secara resmi hari ini. Namun sejak sepekan lalu, pengganti kepala keamanan yang baru sudah berdinas disini," ujarnya yang dihubungi melalui telepon seluler.

Adapun M Ikhwan, digantikan oleh Hastanto, selaku kepala keamanan bandara Internasional Minang Kabau Sumatera Barat. "Jadi Ikhwan pindah ke pusat dengan jabatan sejajar. Dia masih muda dan berprestasi. Ditambah di pusat banyak yang sudah pensiun dan harus diisi jabatannya," sambungnya.

Dani juga membantah, bila mutasi disebabkan kasus penyusupan pemuda dari Bagan Sinembah Rohil, Mario Steven Ambarita waktu lalu. "Tidak, tidak ada kaitannya. Ini lebih untuk penyegaran dan pengisian posisi kosong di pusat. Hanya itu. Jadi tidak ada kaitannya," tegas Dani Indra. (had)