PEKANBARU - Setelah merazia Blok D yang dihuni warga binaan kasus narkotika, aparat gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau, Polresta dan Polda Riau melanjutkan operasi ke Lapas wanita dan anak, Senin (7/3/2016) pagi.

Satu persatu bilik tahanan digeledah oleh petugas wanita dari BNN dan kepolisian. Selain itu warga binaan wanita dan anak ini juga didata untuk menjalani tes urine. Pantauan GoRiau.com, ada empat kamar tahanan yang disasar kali ini.

Belum diketahui berapa orang warga binaan wanita dan anak ini yang positif sebagai penyalahguna narkotika. Hingga berita ini diturunkan, razia dan tes urine masih berlangsung. Adapun Lapas memang jadi target utama BNN dan kepolisian.

"Karena disini kita sinyalir banyak peredaran narkoba, bahkan informasinya, ada orang dalam yang mengatur peredaran narkoba hingga ke luar," sebut Kepala BNN Riau, Kombes Ali Pranaka, kepada GoRiau.com, disela-sela razia.

Sementara itu di Lapas utama, petugas gabungan berhasil mendapati 92 penghuni yang urinenya positif narkotika. Mereka langsung dimintai keterangannya, terkait darimana memperoleh barang haram ini. ***