PEKANBARU - Anggota DPRD Riau Dapil Inhu-Kuansing, Mardianto Manan, mengungkapkan pengalaman resesnya di masa persidangan ke III yang cukup berbeda dibandingkan reses-reses dia sebelumnya.

Pasalnya, kali ini Mardianto berkesempatan membawa anak dan istrinya untuk ikut mendampingi dia menjumpai masyarakat di tempat titik reses terakhirnya.

Disampaikan Mardianto, dia membagi titik reses di dua kabupaten yang merupakan dapilnya, yakni 6 titik di Indragiri Hulu dan 6 titik di Kuansing.

Di titik terakhir reses di Kuansing, dia memilih kampung halamannya, yakni Kecamatan Pangean, Kuansing. Saat itu, dia menggelar reses di lokasi objek wisata Pantai Jai Jai Raok.

Politisi PAN ini menceritakan, alasan dia membawa anak dan istrinya dikarenakan dia merasa bahwa terpilihnya dia menjadi anggota dewan tak terlepas dari dukungan keluarga.

"Saya jadi anggota dewan ini kan karena keputusan kolektif kolegial keluarga juga, ada dukungan dari mereka. Saya bahkan mau bawa emak saya, tapi karena kondisi kesehatan, beliau tidak bisa ikut," ujar Mardianto, Senin (13/12/2021).

Di titik reses itu, Mardianto memperkenalkan anggota keluarganya kepada masyarakat, dan menyampaikan bahwa proses dia bisa berada di posisinya kali ini, tak terlepas dari dukungan keluarga.

Istrinya, lanjut Mardianto, menyambut baik niat Mardianto yang ingin mengajak dia untuk turun menjumpai masyarakat. Bahkan, istrinya sempat berseloroh usai mengikuti reses suaminya.

"Kalau bawa istri ini, karangan bunga bertambah dari satu jadi dua. Istri saya bilang dia mau diet karena di foto terlihat agak gemuk," katanya sambil tertawa.

Mardianto menyebutkan, titik reses di Jai-jai Raok ini sebagai titik reses paling ramai dan paling meriah. Sebab, di lokasi tersebut akan dibuka dua lomba, yaitu lomba pacu onau dan voli pantai khas Jai-jai Raok.

Setelah reses, masyarakat kemudian melanjutkan dengan acara pembukaan lomba, dan dihadiri langsung oleh Plt Bupati Kuansing, Suhardiman Amby.

GoRiau Mardianto Manan dan Plt Bupati
Mardianto Manan dan Plt Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, saat membuka lomba di Pantai Jai-jai Raok.
"Reses jam 2, pembukaan lomba itu jam 4, setelah reses spanduk selamat datang Mardianto diganti langsung dengan spanduk selamat datang Plt Bupati," tuturnya.

Berbarengannya pembukaan lomba dengan acara reses, kata Mardianto, merupakan permintaan masyarakat yang ingin dibantu dalam kegiatan perlombaan.

"Jadi, tenda dan kebutuhan makanan itu dari dana reses, sehingga pas pembukaan lomba tidak perlu biaya lain. Itu kesepakatan xari masyarakat, yang hadir itu semua Kepala desa beserta kepala BPD nya, penghulu-penghulu, dan seluruh tokoh-tokoh masyarakat setempat," jelasnya.

"Karena dana terbatas, makannya yang murah-murah saja, tidak ada daging, sehingga makanan yang dihidangkan bisa lebih banyak," tambahnya.

Di Indragiri Hulu, Mardianto menutup resesnya di Baturijal, Peranap. Dan kehadiran Mardianto juga disambut antusias oleh masyarakat dengan menampilkan kesenian rebana.

"Kalau keluhan reses, masih di permintaan seperti akses jalan, drainase, bantuan bibit, rumah layak huni, dan bantuan-bantuan lain," tutupnya.

Sebagai informasi, Mardianto Manan menjadi PAW Anggota DPRD Riau Dapil Inhu Kuansing setelah Komperensi memutuskan mengundurkan diri karena ingin maju di Pilkada Kuansing 2020 lalu. ***