PEKANBARU, GORIAU.COM - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ir. HM. Lukman Edy, Msi mengkhawatirkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilangsungkan pada Desember 2015 gagal terlaksana. Hal ini jika persoalan anggaran Pilkada belum juga selesai hingga waktu dimulainya tahapan.

"Jika persoalan anggaran belum selesai hingga waktu dimulainya tahapan, maka rawan Pilkada serentak tahun ini gagal dan ditunda tahun depan," kata Lukman Edy sebagaimana disampaikan kepada GoRiau.com, Jumat (5/6/2015).

Karena itu, Ketua Fraksi PKB DPR RI ini mendesak pemerintah untuk menyelesaikan kembali hambatan pelaksanaan Pilkada serentak, terutama hambatan teknis penganggaran untuk pelaksanaan Pilkada oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), pengawasan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pengamanan oleh Polri.

"Pemerintah harus melakukan koordinasi secara komprehensif dengan seluruh jajaran yang berkepentingan. Kami Komisi II DPR RI sudah mendorong pemerintah agar pencairan dana Pilkada tidak menemui hambatan, tetapi hari ini ternyata soal teknis belum selesai dengan Kementerian Keuangan, yakni KPN di daerah belum mendapat perintah dari kementerian untuk pencairan. Kenapa pemerintah bisa tidak koordinasi seperti ini?," tanya Lukman Edy.

Ia mengatakan, masih ada waktu satu minggu kedepan menjelang tahapan Pilkada serentak dimulai. Pemerintah harus menyelesaikannya. Persoalan yang terjadi hanya karena koordinasi yang lemah, masing-masing pemangku kepentingan berjalan sendiri.

"Kami mendesak pemerintah serius mengelolanya, karena keberhasilan Pilkada serentak menyangkut kredibilitas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla," pungkas wakil rakyat asal Riau tersebut.(rul)