PEKANBARU, GORIAU.COM - Jajaran Polresta Pekanbaru dan aparat terkait lainnnya diminta segera menertibkan knalpot bising yang marak digunakan para pengendara sepeda motor, baik remaja maupun pemuda. Knalpot bising sangat menganggu warga, apalagi jika dilakukan pada malam hari terutama di bulan Ramadan saat ini.

"Kendaraan menggunakan knalpot bising ini sangat menganggu aktifitas warga muslim yang tengah melakukan ibadah Ramadan. Karena itu kami minta pihak kepolisian bertindak melakukan penertiban. Tahan saja kendaraan mereka ini, dari pada mengganggu warga lainnya," kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pekanbaru H Roni Amriel SH kepada GoRiau.com.Roni menyebutkan, penggunaan sepeda motor berknalpot bising ini sering dijumpai sepanjang bulan Ramadan. Karena para remaja memanfaatkan waktu senggang untuk ugal-ugalan di jalan raya dengan dalih tradisi ngabuburit."Sikap para remaja kita ini mengancam keselamatan mereka dan juga pengendara lainnya, serta mengganggu lingkungan. Sehingga ibadah masyarakat di masjid pun kadang terganggu," sambung Roni.Ia juga mengatakan, agar lebih efektif pihak kepolisian harus menggandeng Satpol PP dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam penertiban. Penertiban di mulai dari pangkal masalah dengan merazia agen-agen penjualan knalpot bising tersebut. Sedangkan untuk kalangan pengguna, polisi harus mengefektifkan tenaga bantuan polisi dari masyarakat dengan membuat kebijakan peringatan dan sangsi tegas. Balapan liar dan penggunaan knalpot bising sudah termasuk penyakit masyarakat yang harus diberantas secara bersama-sama.(rul)