BOGOR – Warga Desa Bantarjati, Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, menemukan gadis remaja dalam kondisi lemas dalam semak-semak dekat areal persawahan, Rabu (28/12/2022) pagi, sekitar pukul 7.30 WIB.

Dikutip dari detik.com, saat ditemukan, aurat bagian bawah gadis berusia 14 tahun itu terbuka. Celana jeans dan celana dalam ditemukan warga berserakan dekat sang gadis. Warga membalutkan kain sarung untuk menutupi aurat gadis remaja tersebut.

"Jadi begini, tadi pagi telah ditemukan seorang wanita sekitar umur 14 tahun. Kondisinya, pinggang ke bawah itu tidak berpakaian," kata anggota Linmas Desa Bantarjati Miat Maulana kepada wartawan, Rabu (28/12/2022).

Miat menyebut pakaian korban, termasuk jilbab yang diduga milik korban, ditemukan berserakan di lokasi. Sedangkan kain sarung yang dikenakannya merupakan milik warga yang sengaja dibalutkan untuk menutupi sebagian tubuh korban yang terbuka.

"Setelah kita ke lokasi, kita temukan pakaian berserakan, satu celana warna hitam, terus kerudung warna hitam, terus celana dalam, posisinya dekat korban, jadi berserakan gitu pakaiannya," terangnya.

"Kalau kain sarung itu punya warga, sengaja buat nutupin badannya," tambahnya.

Saat ditemukan, gadis itu mengenakan kaus putih lusuh bertulisan 'Yogyakarta'. Korban langsung dilarikan ke RSUD Cibinong untuk mendapatkan pertolongan medis.

Warga Gunung Putri

Remaja putri yang ditemukan dalam semak dengan kondisi lemas tanpa celana tersebut ternyata warga Gunung Putri, Bogor. Polisi menyebutkan, korban menghilang setelah berpamitan kepada orang tuanya, Selasa (27/12) sore.

"Iya, identitas sudah ada, (korban) masih kategori anak. Orang tuanya sudah datang ke RSUD Cibinong," kata Kapolsek Klapanunggal AKP Irrine Kania Devi saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (28/12).

"Dari keterangan orang tua, yang bersangkutan meninggalkan rumah sejak kemarin sore, pamit mau main (sama temannya)," tambahnya.

Irrine menjelaskan sampai saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab korban tergeletak tak berdaya di semak-semak dekat persawahan.

"Masih didalami," katanya.***