
BOGOR, GORIAU.COM - Ketua Umum Forum Pemuda Bangun Negeri (FPBN) Arief Supriyadi prihatin dengan terjadinya kabut asap di Riau yang hingga saat ini belum juga teratasi. Apalagi, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Riau menyebutkan lebih 40 ribu masyarakat terserang penyakit. Selain di Provinsi Riau, dampak kabut asap juga dirasakan di Sumatera Utara, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat.
Untuk itu, FPBN minta kepada pemerintah untuk terus bergerak cepat mengatasi kebakaran hutan yang telah terjadi beberapa bulan. ''Apalagi bencana ini telah berdampak pada berbagai aspek baik kesehatan, lingkungan, pendidikan, dan lain-lain,'' jelas Arief pada Kongres I FPBN tanggal (10-11 Maret 2014) di Bogor Jawa Barat.
FPBN dalam hal ini konsen dan memberikan perhatian khusus terhadap musibah kabut asap ini, karena jelas menyangkut masa depan para pemuda. ''Karena jelas menyelamatkan hutan berarti menyelamatkan generasi masa depan bangsa,'' jelasnya.
Sebagai gambaran, keberadaan FPBN adalah menjadi wadah pengembangan potensi sumberdaya pemuda dengan tiga misi yakni meningkatkan partisipasi dan kesadaran pemuda dalam membangun bangsa, meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pemuda dan membangun sinergi dan kerjasama para pemuda dalam membangun bangsa. Selama hampir satu tahun, FPBN telah melakukan pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pemuda, mahasiswa, pelajar dan remaja, diantaranya : pelatihan jurnalistik komunitas dan kewirausahaan.
Pada Kongres I ini FPBN berhasil menyusun kepengurusan baru dengan Ketua Umum Arief Supriyadi dan Sekjen Efri S. Bahri. Sedangkan Maman Nurzaman yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum diangkat menjadi Ketua Dewan Penasehat dan Suyadi Wiharjo sebagai Ketua Dewan Pembina. (rls)