PEKANBARU – Satu orang jamaah calon haji (JCH) Pekanbaru atas nama Rusani Wahab Malin gagal berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M ini karena kondisi fisiknya tidak mendukung dan tidak bisa berjalan. Yang bersangkutan sudah dipulangkan lagi ke Pekanbaru, tadi pagi (Minggu, 18/5/2025).

Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kandepag Kota Pekanbaru Dr H Rialis, MPd yang dihubungi GoRiau.com membenarkan hal ini.

"Usia beliau sudah 83 tahun, beliau jamaah Kloter 15 BTH. Seharusnya beliau terbang ke Makkah hari Sabtu tanggal 16 Mei 2025 kemarin," jelas Rialis, Minggu (18/5/2025) malam ini.

Menurut Rialis, jamaah ibu Rusani ini gagal terbang ke Tanah Suci karena kondisi fisik beliau tidak mendukung atau tidak bisa berjalan. Beliau akhirnya diterbangkan lagi ke Pekanbaru tadi pagi pukul 07.50 WIB dengan pesawat Lion Air 7990 JT dan mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru pukul 09.00 WIB.

"Di bandara ditunggu oleh Plt Kasi PHU dan staf, Tim Kesehatan Kota dan dokter kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Sail. Beliau sempat diantar ke RS Awal Bros, tapi karena dalam keadaan sehat dan tidak sakit, maka bisa dipulangkan ke rumahnya di Sail," ungkap Rialis.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Riau, Defizon, juga membenarkan dipulangkannya satu orang jamaah haji asal Pekanbaru ini.

"Iya (dipulangkan). Sekarang sudah kembali ke Pekanbaru tadi pagi dan sudah dijemput sama keluarganya," kata Defizon. ***